Mata terwarna

Dari: ANALOGI WARNA TIGA

Matamu
Mata Hatimu,
Mata Rohanimu
Terang Matahari!

Matamu mata duitan ……..  Hijau!!!
Mata hatimu kemanusiaan..Merah!
Mata rohanimu ketuhanan  … Biru!

Salam Pikir Tiga!

Iklan

7 Tanggapan

  1. ijin copas gan buat update status .. kata2 nya keren hehe

    • Yesterday is learning
      Today is decision and
      Tomorew is the result

  2. Test format …

    (sambungan)

    @Kang Hari
    23 Juli, 2016 pukul 11:51 pm
    https://nesia.wordpress.com/2007/09/18/justru-setelah-aku-jadi-muslim-aku-tahu-kristen-itu-benar/#comment-16942

    H: …, Isa hebat, sebagaimana di surat Maryam ayat 16 – 40

    MK: Ya! Menurutku, Maryam juga hebat
    Kita bandingkan dulu dgn Zakaria vs Maryam,
    Lelaki-tua vs gadis muda belia soal khabar gembira.
    Ayat 1-40:

    Ay.1-15
    Khabar gembira dr Allah SWT kpd seorang lelaki tua, Zakaria
    Zakaria ingin punya anak sbg pewaris keturunan-nya.
    Allah SWT memberinya Yahya sbg ahli warisnya.
    .
    Tak ada lain missi kehadirannya di dunia ini.
    Selain ia soleh, bertakwa, ambil taurat,
    Berhikmat, tak durhaka pd ortunya.

    Ay.16-40
    Berita keputusan dr Allah SWT kpd gadis belia, Maryam
    Gadis muda ini tak ingin punya anak bagai penzina.
    Tapi Allah SWT memutuskan Isa yg bisa membela.

    Tak ada lain missi kehadirannya di dunia ini.
    Selain “Agar dapat Kami menjadikannya
    suatu tanda bagi manusia…”[ayat.21]

    Tak diceritakan maksud dan tujuan Yahya-Isa lahir ke dunia ini,
    Selain sepertinya ke-dua tokoh ajaib ini hadir untuk “hanyalah”,
    Walau Isa terkemuka di dunia dan akhirat tapi Isa “hanyalah”.

    Lalu ini ditel pengertianku
    Pada kehebatan Mayam:

    Ay.16-17
    Dan ceritakanlah (kisah) Maryam di dalam Al Quran,
    yaitu ketika ia menjauhkan diri dari keluarganya
    ke suatu tempat di sebelah timur, (timur keluarga?)
    maka ia mengadakan tabir (yg melindunginya) dr mereka;

    (Apa alasan gadis Maryam menjauh dr keluarganya?
    Pd Ay.22 cukup ada alasan Maryam menjauhkan diri.
    Dan, siapa mereka di suatu tempat jauh di Timur itu?
    Mengapa pula ia berlindung tirai segala rupa spt kebelet)

    lalu Kami (Allah SWT) mengutus roh Kami (Jibril) kpd-nya
    maka ia (Jibril) menjelma di hadapannya
    (dlm bentuk) manusia sempurna.

    Ayat.18
    Maryam berkata:
    Sesungguhnya aku berlindung dr pd mu
    kpd Tuhan Yg Maha pemurah,

    (Maryam sungguh enteng berprasangka,
    Jelmaan itu salah satu dr mereka yg diluar tirai,
    Maka Maryam berlindung kpd Allah SWT dr pd-nya)

    jika kamu seorang yg bertakwa. (koq, jika kamu …?)

    Ayat.19
    Ia (Manusia itu) berkata:
    “Sesungguhnya aku ini hanyalah seorg utusan Tuhanmu,
    utk memberimu seorang anak laki2 yg suci (se-suci Allah).”

    (Mungkin di sini hebatnya Maryam itu, Kang!:
    Dlm ruang tabir yg sempit, di suatu tempat jauh dr keluarga,
    Gadis itu nggak kaget, nggak terkejut, nggak ketakutan juga,
    Saat “Roh-Kami” nyembul menjadi manusia yg sempurna.

    Sebalik pikir,
    Lajimnya yg datang yg kerap menyapa/mengenalkan diri,
    Apa lagi yg datang itu baru pertama sekali bertemu muka,
    Hebatnya gadis itu duluan berkata kpd manusia jelmaan itu.
    Apa mungkin ini sebab Maryam disangka Tuhan pd QS.5:116?)

    Bandingkan dgn Maria dlm [Luk.1:28-30]:
    Ketika malaikat itu masuk ke rumah Maria,
    ia berkata: “Salam, hai engkau yg dikaruniai,
    Tuhan menyertai engkau.”

    Maria terkejut mendengar perkataan itu,
    lalu bertanya di dlm hatinya,
    apakah arti salam itu.

    Kata malaikat itu kpd-nya:
    “Jangan takut, hai Maria,
    sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah.

    (Nah, pihak Allah yg duluan menyapa,
    Hati Maria hanya bengong berbicara,
    Dan Malaikat itu terus berkata-kata.

    Ada banyak kalimat seru “Jangan takut” dlm Alkitab, Kang!
    Kerap Allah yg lebih dahulu berseru “Janganlah takut” kpd mereka,
    Kpd lelaki-tua Abram, kpd yg muda Hagar, kpd nabi2 spt juga kpd Musa)

    Kalimat itu dimulai kpd Abram [Kej.15:1]:
    Kemudian datanglah firman TUHAN
    kpd Abram dlm suatu penglihatan:
    “Janganlah takut, …

    Kpd Hagar pun demikian: [Kej.21:17]
    … “Apakah yg engkau susahkan, Hagar?
    Janganlah takut, sebab Allah telah mendengar
    suara anak itu dari tempat ia terbaring

    (Kalimat “jangan takut” dlm Alkitab ada 90 kali
    Janganlah takut 62 kali + jangan takut ada 28 kali.
    Aku bukan nunjukin aljabarnya + jgn khawatir/gentar dll,

    Tapi ceklah,
    Kalimat itu pertama kali dr Allah kpd Abram,
    Dan kalimat itu terakhir kali dr Yesus kpd kita,
    [Wah.1:17 & 2:10] “Jangan takut!
    Aku adalah Yg Awal dan Yg Akhir (Alfa-Omega)

    Cek juga:
    Kalimat “datanglah firman” , jumlahnya ada 100 kali
    Kalimat itu juga pertama kali dr Allah kpd Abram [Kej.15:1]
    Dan kalimat itu terakhir kalinya dr Yesus menjawab manusia)

    Ia yg memberi kesaksian ttg semuanya ini, berfirman:
    “Ya, Aku datang segera! [Wah.22:20].
    Amin, datanglah, Tuhan Yesus!

    Jadi,
    Percayalah kita, bw
    Tuhan Yesus akan datang
    Menjemput org yg percaya.

    Dan yg tadi,
    Percayalah Maryam bukan Tuhan,
    Dia gadis pemberani menjauhkan diri,
    Berani mandiri berhadapan dgn jelmaan.
    Hebat, spt Hagar sendirian mengasuh Ismael.

    Mungkin saja Maryam Al Quran
    Telah membaca kisah Maria Alkitab
    Maka dia hebat, nggak ada gentarnya lagi.

    (bersambung)

  3. (sambungan)

    @Kang Hari
    23 Juli, 2016 pukul 11:51 pm

    Ayat 20
    Maryam berkata:
    “Bagaimana akan ada bagiku seorang anak laki2,
    sedang tidak pernah seorang manusiapun menyentuhku
    dan aku bukan (pula) seorang pezina!” (tanda seru)

    (Maryam secara fulgar berseru bagaimana ada anak!
    “aku blm pernah disentuh” & “aku bukan penzinah!”
    Dia seolah bicara kpd satu dr mereka di luar tabir itu:
    “… jika “kamu” seorang yg bertakwa [Ay.18]”)

    Bandingkan dgn keraguan Maria, bertanya,
    Kata Maria kpd malaikat itu: [Luk.1:34]
    “Bagaimana hal itu mungkin terjadi,
    karena aku belum bersuami?” (tanda tanya)

    Ayat 21
    Jibril berkata: “Demikianlah.”
    Tuhanmu berfirman:
    “Hal itu adalah mudah bagiKu (Manusia itu?);
    dan agar dpt Kami (Allah SWT) menjadikannya
    suatu tanda bagi manusia dan sebagai rahmat dr Kami;
    dan hal itu adalah suatu perkara yg sudah diputuskan.”

    (Keputusan sudah diambil dan final, karna
    Isa akan menjadi tanda dan rahmat utk manusia
    Hal fitnah zinah itu mudah dibela Isa di hari nanti)

    Ayat 22
    Maka Maryam mengandungnya, lalu ia menyisihkan diri
    dgn kandungannya itu ke tempat yg jauh. (ke Timur lagi?)

    (Cukup ada alasan dia menjauh ke tempat jauh yg itu.
    Jika ke Timur, maka bisa bablas ke Suria atau Yordania
    Jika hamilnya di Betlehem bablasnya bisa ke Arab Saudi

    Maria hamilnya di Nazaret, tapi karna ada perintah sensus,
    Dia hrs pergi jauh ke Selatan, ke daerah asalnya, Betlehem.)

    Ayat 23
    Maka rasa sakit akan melahirkan anak
    memaksa ia (bersandar) pd pangkal pohon kurma,
    dia berkata:
    “Aduhai, alangkah baiknya aku mati sebelum ini (hamil),
    dan aku menjadi barang yg tidak berarti, lagi dilupakan.”

    (Sungguh manusiawi sekali keluhan Maryam kpd hamilnya.
    Tidak ada org/calon suami/pacar yg menghibur deritanya.

    Di tempat yg jauh itu,
    Dia tidak kuat lagi secara fisik, maka dia bersandar
    Dan dia tak kuat lagi secara mental, maka dia kesal
    Bahkan memilih mati sebelum ini [ini=hamil/beranak?]

    Sesungguhnya pilihan Tuhan takan omong sembarangan
    Tapi dah tak kuat, maka tak takut kualat, walau hamil-tua.
    Maryam juga mem-bayang2-kan rongsokan-nya nanti

    Mungkin Maryam lupa, bahwa
    Deritanya itu demi kemuliaan Allah SWT).

    Ayat 24
    Maka Jibril menyerunya dari tempat yg rendah:
    “Janganlah kamu bersedih hati, sesungguhnya
    Tuhanmu telah menjadikan anak sungai di bawahmu.

    (Aku kurang bisa menggambar foto ini selain nada haus
    Jibril berseru dari lembah?Lembah Yordan itu subur!
    Tersedia air bening dilembah itu; Sungai Yordan?

    Ayat 25
    Dan goyanglah pangkal pohon kurma itu ke arahmu,
    niscaya pohon itu akan menggugurkan
    buah kurma yg masak kpd-mu,

    (Maryam rupanya haus dan lapar
    Pangkal pohon kurma itu sangat besar
    Spt batang kelapa sawit, yg sulit goyang
    Tapi perintah Jibril berseru, goyanglah)

    Ayat 26
    maka makan, minum dan bersenang hatilah kamu.
    Jika kamu melihat seorang manusia, maka katakanlah:
    “Sesungguhnya aku telah bernazar
    berpuasa utk Tuhan Yg Maha Pemurah,
    maka aku tidak akan berbicara
    dgn se-org manusiapun pd hari ini.”

    (Maka Maryam makan, minum, senangkan hati.
    Maryam disuruh ngaku bernazar berpuasa,
    Maka dia tak bicara pd siapa pun hari itu,
    Spt kejadian pd Zakaria, dia membisu)

    (bersambung)


  4. (sambungan)
    @Kang Hari
    23 Juli, 2016 pukul 11:51 pm

    Ayat 27
    Maka Maryam membawa anak itu (ke rumahnya)
    kpd kaumnya (Yahudi) dgn menggendongnya.
    Kaumnya berkata: “Hai Maryam,
    sesungguhnya kamu telah melakukan sesuatu yg amat mungkar.

    (Inilah yg dikhawatirkan Maryam muda itu.
    Pantesan dia disuruh Jibril membisu pd hari ini,
    Karna sulit seorg perempuan muda membantah.)

    Ayat 28-29
    Hai saudara perempuan Harun[902],
    ayahmu sekali-kali bukanlah seorang yg jahat
    dan ibumu sekali-kali bukanlah seorang pezina”,


    (Mungkin berdasar statistik,
    Maryam jahat, jika ayahnya jahat
    Maryam penzina, jika ibunya penzina

    ** (902) Maryam dipanggil saudara perempuan Harun, karna
    ia seorang wanita yg shaleh spt keshalehan Nabi Harun a.s.
    Kali mirip dgn itu sebutan anak Daud kpd Yesus)

    Ayat 29
    maka Maryam menunjuk kpd anaknya
    Mereka berkata: “Bagaimana kami akan berbicara
    dgn anak kecil yg masih di dlm ayunan?”

    (Jibril telah mengatur sebelumnya,
    Pd hari ini Maryam puasa bicara, maka
    Ia menunjuk/memberi kode/ bicara bisu).

    Ayat 30-33
    Berkata (dr dlm ayunan itu) Isa:
    “Sesungguhnya aku ini hamba Allah,
    Dia (Allah SWT) memberiku Al Kitab (Injil) (buku?)
    dan Dia menjadikan aku seorang nabi, (akan!)
    dan Dia menjadikan aku seorg yg diberkati di mana saja aku berada,
    dan Dia memerintahkan kpd-ku (mendirikan) shalat (akan!)
    dan (menunaikan) zakat selama aku hidup; (akan!)
    dan berbakti kepada ibuku, (akan!)
    dan Dia tidak menjadikan aku seorg yg sombong lagi celaka.
    Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kpd-ku,
    pada hari aku dilahirkan,
    pada hari aku meninggal dan (akan!)
    pada hari aku dibangkitkan hidup kembali. (akan!)

    (Inilah kehebatan dan kehebohan Isa AS itu, Kang!
    Isa mengetahui maksud hati dan keraguan kaumnya,
    Lalu dia berkata2 panjang selagi mereka masih ragu.
    Dia bicara ttg hamba Allah, Injil, nabi, mati pun bangkit.

    Bicara normal, Isa hrs punya gigi dan lidahnya tidak pendek,
    Bicara dari bawah, bisa saja Jibril bicara demi dirinya [Ay.24]
    Daftar “dan” itu tentu masih berupa kata belum berupa kerjanya.

    Ayat 34
    Itulah Isa putera Maryam,
    yg mengatakan perkataan yang benar,
    yg mereka (Yahudi) ber-bantah2 ttg kebenarannya.

    (Ya! Langsung terbukti protes keras Maryam kpd “Roh-Kami”.
    Maryam dituduh mungkar [Ay.27]diduga sbg penjina [Ay.28]
    Protesnya [Ay.20], “… dan aku bukan (pula) seorang penzina!”

    Yahudi tentu ber-bantah2 karena keingintahuan seditel2nya:
    Wajar kaumnya ber-bantah2 ttg anak yg di dalam ayunan itu
    Wajar Maryam tidak bisa membantah karna dia hrs membisu

    Tidak wajar kaumnya ber-bantah2 ttg perkataan anak bayi itu.
    Yg wajar adalah mereka ter-cengang2 mendengar daftar “dan”
    Daftar yg panjang ttg hamba, nabi,solat, dll. dari dlm ayunan.

    Wajar juga jika Maryam merinding mendengar Isa “meninggal”,
    Sebab dia nyaris putus asa dan milih “mati” sebelum ini, [Ay.23].
    Kini yg baru lahir dgn perjuangannya, koq bicara“meninggal?”.

    (bersambung)

  5. (sambungan)
    @Kang Hari
    23 Juli, 2016 pukul 11:51 pm

    Ayat 35
    Tidak layak bagi Allah mempunyai anak, Maha Suci Dia.
    Apabila Dia telah menetapkan sesuatu,
    maka Dia hanya berkata kepadanya:
    “Jadilah”, maka jadilah ia.

    [Dikatakan pd:
    Ay.34: “Itulah Isa anak Maryam”, …(lalu)
    Ay.35: “Tidak layak Allah punya anak, …”, (maka)
    Ini sebab Maryam pernah dicurigai sbg Allah (QS.5:116)?

    Tapi siapa pula yg berkata, Allah ialah anak Maryam (Qs.5:72)?
    Kafirlah, jika kita berkata Allah ialah anak Maryam, karna kitatau
    Allah bukan-lah Anak Allah, akan tetapi Anak Allah pasti-lah Allah.

    Jadi ay.35 ini spt tidak nyambung dgn perbantahan sebelumnya.
    Kisah dlm video [ay.27-34] ialah ttg perbantahan anak Maryam.
    Ayat ini lompat ke perbantahan Islam-Kristen, bukan ke video itu.

    Perbantahan Allah SWT ini cocoknya utk Nasrani hari ini.
    Pada hari itu belum ada pengikut Yesus Kristus/Nasrani.
    Kitab Injil pun baru ada setelah Isa tiada di dunia ini.

    Itu menurutku, Kang Har! Kutip dan koreksi jika aku keliru,
    Bahwa slide ay.35 itu lompat kamar/keliru jalur/salah waktu,
    Mungkin ini sebab ketergesahan Utsman dkk menyalin Quran]

    Lihat lagi yg ini kalau nggak percaya tergesah:
    https://nesia.wordpress.com/2007/09/18/justru-setelah-aku-jadi-muslim-aku-tahu-kristen-itu-benar/#comment-16875

    Ayat 36
    Sesungguhnya Allah adalah Tuhanku dan Tuhanmu,
    maka sembahIah Dia oleh kamu (Yahudi) sekalian.
    Ini adalah jalan yang lurus.

    [Sesungguhnya ay.36 ini pun loncat jauh lagi emosional.
    Gbr ay.35 itu ttg ke-tak-layakan Allah SWT punya anak
    Gbr pd ay. 36 ini ttg jln yg lurus itu menyembah Allah

    Apakah ada Yahudi saat itu tidak menyembah Allah SWT?
    Sampai kini mereka hanya menyembah Allah Yahwe (SWT).
    Tak ada Yahudi yg menyembah Isa dlm ayunan pd video itu]

    Ayat 37
    Maka berselisihlah golongan2 (yg ada) di antara mereka [903].
    Maka kecelakaanlah bagi org2 kafir pd waktu menyaksikan hari yg besar.

    [Topik pd:
    Ay.34: “perbantahan anak Maryam”
    Ay.35: “tidak layak ada anak Allah”
    Ay.36:“jln lurus itu nyembah Allah”
    Ay.37:“maka berselisihlah…dan celakalah …”

    Lompat2 itu lah yg membuat kita terkilir hingga berselisih sendi2.
    Gadis Maryam menjauh dr keluarganya ke Timur entah mengapa
    Pasang tabir dr mereka (Yahudi?) di tempat jauh entah utk apa
    Tak ada saksi, tak ada pembela, percuma berselisih dgn balita.

    Roh Kami (ay.19) yg suci itu bagai tidak mau bertanggungjawab
    Memutuskan Maryam hamil, tersiksa dan hampir memilih mati,
    Hanya “Agar Kami menjadikan Isa suatu tanda bagi manusia”

    Apakah manusia itu sedang haus “tanda” dr Allah SWT?
    Padahal Isa lebih sering disebut sebagai “hanyalah”!
    Maka berselisihlah dan celakalah …

    ** (903) Yaitu: Orang-orang Yahudi dan Nasrani
    atau antara sesama Yahudi atau sesama Nasrani

    Loncat2 jauh itu lah yg membuat selisih dengar
    Terselip seolah Nasrani sudah nimbul pd lahirnya
    Padahal saat hari matiannya pun belum ada Nasrani

    Tak sampai 100 org pengikut Yesus pd hari kematian-Nya.
    Imannya pun baru bertumbuh pd hari kebangkitan-Nya,
    Sebab hari kebangkitan-Nya itulah inti iman Kristen.

    Jadi, Kang!
    Agak aneh ada Nasrani berbantah dgn Yahudi hari itu.
    Entahlah Nasrani mana yg dimaksud Allah SWT (903).

    Apa mungkin ada Nasrani yg bukan Kristen?
    Misalnya: Semua yg dr Nazaret itu Nasrani,
    Tapi saat itu mereka lagi disensus di sana.

    Dan mereka pun masih Yahudi pula [baca Ezra 10 dan kaitannya]
    Setelah kembali dr Babilonia ada 10 marga yg dianggap hilang.
    Di era Ezra mulai nyata ada bangsa militan beragama Yahudi
    Dominan warga Yudea marga Yehuda yg fanatis spt rasisis

    (bersambung)


  6. (sambungan)
    @Sobat Kang Hari
    23 Juli, 2016 pukul 11:51 pm

    Ayat 38
    Alangkah terangnya pendengaran mereka (Yahudi?)
    dan alangkah tajamnya penglihatan mereka
    pd hari mereka datang kpd Kami. Tetapi
    org2 yg zalim pd hari ini (di dunia)
    berada dlm kesesatan yg nyata.

    [Hanya dgn terangnya pendengaran dan tajamnya penglihatan,
    Kita dpt waspada dlm atau pd tiap perselisihan2 dengar dan lihat.
    Segala yg terdengar akan terliat, dan yg terlihat akan terdengar.

    Maka kata Yesus:
    “Waspadalah supaya jgn ada org yg menyesatkan kamu!
    Sebab banyak org akan datang memakai nama-Ku dan berkata:
    Akulah Mesias, dan mereka akan menyesatkan banyak org.

    Kamu akan mendengar deru perang atau kabar2 ttg perang.
    Namun ber-awas2-lah jgn kamu gelisah;
    sebab semuanya itu hrs terjadi,
    tetapi itu belum kesudahannya.

    Sebab bangsa akan bangkit melawan bangsa,
    dan kerajaan melawan kerajaan.
    Akan ada kelaparan dan gempa bumi di berbagai tempat.

    Semua itu baru permulaan penderitaan menjelang zaman baru.
    Pd waktu itu kamu akan diserahkan supaya disiksa,
    kamu akan dibunuh, dibenci oleh karena nama-Ku,
    dan banyak org akan murtad
    dan mereka akan saling menyerahkan
    dan saling membenci.

    Banyak nabi palsu akan muncul
    dan menyesatkan banyak org.

    Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan,
    maka kasih kebanyakan org akan menjadi dingin.

    Tetapi org yg bertahan sampai pd kesudahannya akan selamat.
    Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia
    menjadi kesaksian bagi semua bangsa,
    sesudah itu barulah tiba kesudahannya.” (Mat.24:4-14)

    Kita sudah dengar Perang Dunia-1 dan Perang Dunia-2
    Dan lihat mesin2 perang berhimpun kembali di Suria,
    Kita tau Rusia punya Bom-Neraka >Bom Hirosima.
    Waspadalah! Kita tidak ikut ke dlm hal yg sia-sia.

    Ayat 39
    Dan berilah mereka peringatan ttg hari penyesalan,
    (yaitu) ketika segala perkara telah diputus.
    Dan mereka dlm kelalaian dan mereka tidak (pula) beriman.

    [Jadi ingat-ingatlah spy tak menyesal nanti, bahwa
    Segala perkara hal anak itu [ay.21] sudah lama diputuskan
    Bahkan sebelum Abraham dia dijanjikan datang [Kej.3:15]

    Jadi tak hrs ada lagi tanda seru atau tanda tanya bagi kita,
    Tidak hrs ada lagi perselisihan atau sengketa yg sia2 belaka.
    Suci ning guno gapuro ning Gusti, menjadi rahmat lil alamin

    Mengapa rusuh bangsa2, [Maz.2:1-2]
    Mengapa suku2 bangsa me-reka2 perkara yg sia2?
    Raja2 dunia ber-siap2 dan para pembesar bermufakat
    Bersama-sama melawan TUHAN dan yg diurapi-Nya

    Ayat 40
    Sesungguhnya Kami (Allah SWT) mewarisi bumi (dari?) [904]
    dan semua org2 yg ada di atasnya, (hanya org2-atas bumi saja?)
    dan hanya kpd Kamilah mereka (org-bumi itu?) dikembalikan (oleh?).

    [“Bunyi” gambar ay.40 ini rada mandul kulihat.
    Ada kata2 yg kurang jodoh, maka kuberi tanda tanya.
    Ok, Maryam sama dgn Maria dan Yesus disamakan dgn Isa.

    Apakah ini juga mencari bentuk persamaan dgn (Mat.28:18),
    “Kpd-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi”?
    Tapi itu lumrah, karna Isa terkemuka di dunia dan di akhirat.

    [** (904) Mewarisi bumi maksudnya:
    setelah alam semesta ini hancur semuanya,
    maka Allah-lah yang kekal.

    Hancur tak hancur ini bumi, Allah itu kekal.
    Dlm hal mewarisi hrs min. ada dua hal (pihak),
    Di antara ke-dua pihak (hal) itulah bumi itu.

    Jika “Kami” = kami = Muhammad,
    Maka gbr ayat ini bisa rada bening:
    “kami” = tubuh, jiwa dan roh-nya.

    (QS.19:40)
    “Sesungguhnya kami mewarisi bumi
    dan semua org2 yg ada di atasnya,
    dan hanya kpd kamilah mereka dikembalikan (oleh Allah SWT)”.

    Warisan itu selaras dgn (QS.19:6), bw
    Yahya sbg anak, mewarisi hal bapaknya
    Dan mewarisi sebagian hal keluarga Yakub

    Pertanyaannya pd (QS.19:40) tinggal,
    Hrs-kah dia mewarisi bumi dan org2-bumi itu?
    Pd hal waris ada janji, janji Allah semua itu musnah.

    Coba pikir tiga:
    Kita akan tau beda yg alami, yg duniawi dan yg rohani.
    Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi (Kej.1:1)
    Kalimat “pd mulanya” = ayat paling mula sekali di dlm Alkitab.

    Pikirkanlah langit itu benua atas dan bumi ini benua bawah
    Setelah manusia memakan buah dari pohon yg di tengah
    Lalu manusia men-cipta2 hal dunia di benua tengah ini.

    Tajamkanlah semua data via pendengaran dan penglihatan.
    Kpd tubuh, jiwa dan roh, dr bumi, dr dunia dan dr Tuhan,
    Bagi org-bumi, manusia-duniawi dan manusia-rohani.

    Kata Yesus:
    “Jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh,
    ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah.

    Apa yg dilahirkan dari daging, adalah daging,
    dan apa yang dilahirkan dari Roh, adalah roh.

    Janganlah kau heran, karena Aku berkata kpd-mu:
    Kamu harus dilahirkan kembali.” (Yoh.3:5-7)

    Jadi,
    Hanya yg telah dilahirkan kembali
    Dr air dan Roh (dr bumi dan langit)
    Yg lebih bisa mengerti hal2 rohani

    Maka anak-anak Tuhan
    Bersaksi Yesus ialah Tuhan,
    Hanya oleh karena Roh Kudus

    So, seek not on earth
    Nor in the world, but
    The Kingdom of God

    (bersambung)

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s