Tertiga berkata-kata!

Kata-kata dominan unjuk tubuh tok:
Asalam mualaikum..! 
Selamat siang …!
Syalom!,
Halo …!
Horas!
Gedubrak …!
Jebret… bantingan pintu, dan sejenisnya!

Kata-kata dominan mencuatkan jiwa:
Apa kabar …!
Gimana-gimana …!
Mari …!
Permisi …!
Sialan loe …!
Belegug siah …!
Gini-gini-gini …! Dan sejenisnya!

Kata-kata dominan menyertakan roh:
Terima kasih …!
Silahkan …!
Tolong …!
Tak-apa lah …!
Maafkan …!
Sumpah …!
Tauah-gelap …! Dan sejenisnya!

Salam Tertiga!

Iklan

9 Tanggapan

  1. ikut nimbrung bozz
    trinitas essensi hidup semua manusia hanya LAHIR, LELAH kemudian MATI

  2. Silahkan boz!
    Trinitas …!

    Please try tri-tri lainnya spt:
    Tripitaka, triwulan, triaspolitika,
    Tritunggal, tridarma, trisula,
    Trimurti, triplek, tribrata,
    Triatlon, tributa, triuna dsb.
    Tri maka sih!?

    Mana banyakan dari quart(o),
    Mana seruan dari du(o)?
    Mana geregetan dari mono?

    Salam Pikir Tiga Fuch!

  3. Aku dah belajar kata-kata pagi ini..
    Thx ya..

    Salam maya juga..
    Oh iya, maen ke tempatku yang ini dunk..
    http://radesya.com

    aku tunggu ya..
    Salam kenal.. 🙂

  4. Syukur alhamdulilah, red!
    Kau telah belajar kata.
    Kata itu adalah penting.

    Semua kata ada gambarnya.
    Tak semua gambar ada kata-nya,
    Dan kita sedang menuju kata yg itu.

    Kata yang belum pernah dikatakan,
    Kata yang belum pernah didengar,
    Kata yang belum pernah dilihat.

    Salam Maya!

  5. Assalamu’alaykum ya Akhiy…

    Belegug siah …! -> itu kan kasar

    Kata yang kasar kutak mau tahu…
    Ga mau Ga mau…
    >_<

    Aku berkata aku topeng
    waktu bicara : lepas topengmu,, aku mau bicara pada AKU

    ku tanya..”Aku yang mana aku yang pura-pura dewasa atau aku yang pura-pura tak dewasa???”

    hormat selalu pak ^_^

  6. Hey!
    Endingmu keren banget, vee!
    Sulit aku menerjemahkannya.

    Yang kasar selalu ada.
    Yang halus lawannya.
    Belegug siah emang kasar.
    Hanya cocok utk tendangan langsung model gunung:
    https://tertiga.wordpress.com/2009/02/23/tertiga-main-bola/

    Kita hrs tinggalkan yg kasar-kasar
    Dan gantinya dengan yang halus-halus.
    Tubuh ini, jiwa ini dan roh ini

    Tubuh otomatis ditinggal; Takdirtea.
    Roh otomatis meninggal; Takdiroge.
    Jiwa ini loh!?

    Seperti leho dia,
    Atawa strikaan: Panas-dingin, maju-mundur.
    Teu bisa cicing!

    Kudu bagai mana jiwa ini?
    Ditinggal atawa meninggal?
    Salam pikir-pikir lah!

  7. Wah… senang betul dengan tiga, anak ke-3 gituh

    Salam hangat,
    Salam Sejuk,
    Salam Damai, Haniifa.

    • Wah!
      Terima kasih dah mau mampir.
      Jarang-jarang aku dapet salam ginian.
      Silahkan komentarnya, Fren!

      Salam Pikir Tiga!

  8. @hanifa
    Mana komennya!

    Eh!
    Apa udah ganti suasananya blogmu?
    Asyik kali klo fotonya dibalik sehari dua,
    Nuansa disain pro-kontradiktif …

    Salam!

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s