Ada apa pd ku!

Please help dong!

Apakah karena aku goblok,
Makanya aku banyak dosa? … ato

Apakah karena dosa,
Makanya aku banyak goblok? …ah!

Berkali jidat kujeplak,
Tetep-tetep aja,
Kitu-kitu wae!

Salam Pikir Tiga!

Iklan

31 Tanggapan

  1. Ada apa dengan kamu,
    Kamu ada karena AKU,
    Kamu ada oleh AKU,
    Kamu ada untuk AKU,
    Kamu tiada oleh AKU,

    AKU ada untuk kamu,
    AKU ada melihat kamu,
    AKU ada memperhatikanmu,
    AKU ada untuk menanti doamu,
    AKU ada untuk permohonanmu,

    Jika kamu,
    merasa golok karena dosa,
    atau,
    merasa dosa karena goblok,
    datanglah menemui-Ku,
    bertanyalah tentang apamu kepada-Ku.

    Salam pikir 3+5!

  2. Siapakah AKU, kamu pasti tahu….

  3. @Ahmad Shadiqin

    Jadi Kang,
    Apa yang dominan ada pada aku,
    Goblok atau dosa atau bareng ada,
    Atau goblok dan dosa sama aja lah?

    Salam Maya!

  4. Tidak pernah ada kedua hal itu pada-Ku,
    AKU selalu dominan pada hal apapun,
    Belum sadarkah kau tentang siapa AKU?
    Carilah AKU…
    Kenalilah AKU….
    Dekatilah AKU….
    Kau akan menemukan hal luar biasa dalam diri-Ku…
    Jika kau bawa diri-Ku…
    Dimanapun, kapanpun, sedang apapun, bagaimanapun,….
    Kau berpijak…

  5. Aku bertanya,
    Ada apa pada aku,
    Bukan pada AKU, Sobat!

    Mungkin kau punya pengalaman,
    Atau kau punya serapan-serapan,
    Goblok atau dosa yg dominan berperan?

    Salam Maya!

  6. kejahilan dapat disembuhkan dengan belajar kan,,,
    dan kebenaran itu di dapati dengan pembuktian..,

    salam kripik tiga
    hue he he ^_^

  7. hhhh…goblok itu pengertian lainnya dosa..
    maksudnya orang mengerti yg pura2 tak mengerti.dll
    bukan goblok dari sononya…

  8. @fayd
    Bukti apa yg perlu!

    Eg.:
    Tetang kelahiran,
    Bukti apa yg pelu kita cari,
    Bahwa dia Bapaku, dia Ibuku?

    Tidak ada keraguan bukti bagiku,
    Selain cinta mereka yg belebihhan!
    Kebenaran begitu tak perlu bukti, kan?
    Cukup dgn cinta mereka yg hidup di kalbu.

    Salam!

  9. @Ayr

    Kau bilang: “Goblok itu pengertian lain dari dosa”
    Jahudi bilang: “Bodoh itu sangat dekat dgn dosa!”
    Jangan-jangan kau benar!

    Salam!

  10. Fay,, jangan macam2,,,
    woi macam dibalik tetep macam -> baru nyadar T_T

    *Gomi Master of Levi*

  11. Salah post?

  12. hmm,,
    shofiy teh juga sudah DEWAsa lowh pak,,

  13. Medewa pada Yang Kuasa,
    Menguasa yang tak berdewa.
    Sarua pisan mun kitumah, nya!

    Tapi DEWAsa shofy teh siga nu galak pisan,
    Tapi foto-foto dan puisi na siga nu bager tea.
    Tapi mungkin aku salah!

    Salam!

  14. Waduh ga ngerti artinya,,
    shofiy teh bukan asli orang bandung tapi cuma suka -> he he ketahuan belangnya..,

  15. Sory vee!

    Kupikir kau Bandung,
    Rupanya kau Malang,
    Ok lah Indonesia juga.

    Salam!

  16. he he he… ilmu padi ni yee… makin berisi makin menyodok eh… merunduk.

    cuma orang yg cerdaslah yg melihat kegoblokan dirinya, karena orang goblok asli bisanya pandai mencari-cari, menemukan dan menyatakan,
    orang lainlah yg goblok…..

    cuma orang cerdas yg punya ketajaman nurani lah,
    yg menemukan pada dirinya banyak dosa…..,
    karena sesungguhnya rasa tak berdosa,
    adalah milik mereka yg goblok yg nuraninya buta…..

    kau merasa goblok karena sesungguhnya kau cerdas…,
    kau merasa berdosa karena kau cerdas,
    dan nuranimu tak buta……

    tapi ingat….
    orang yg tahu dirinya cerdas dan nuraninya awas….
    mesti lebih seksama melangkah memilih jalan,
    diantara jalan yg kesemuanya konon menjanjikan,
    agar tak sampai kejeblos dalam kubangan,
    yg orang goblok dan berdosapun tak sudi kesana,
    meski nantinya…..,
    tetap saja mereka bakal kesana …
    dan…..kekal disana.

    itu sebabnya… petunjuk pertama-NYA
    bacalah…! bacalah….!!, bacalah…!!!
    dengan nama Tuhanmu yg menciptakan….

    salam

  17. @Irawan Danuningrat

    Uraianmu cerdas juga, euy!
    Manggih atawa neangan?
    Good job dah!

    Persepsiku juga rada begitu koq,
    Terlalu cerdas terlalu goblok sama,
    Tak ngerti ato tak peduli kepada dosa.

    Kali!

    Salam!

  18. Siapakah sejatinya diri kita ini… yayaya… selalu mengaku ngaku bisa ini bisa itu ngerti ini ngerti itu… weleh weleeeeeh yayaya selama kerjanya masih mengaku ngaku masih merasa rasa sungguh zalimnya sang diri ini…. inilah syariatku… inilah amal ibadahku… inilah ilmuku… inilah aku aku aku yayaya aku akuan terus ciloko maaan…
    hihihihi… ada satu ayat…
    “Maka Nikmat TUHAN kamu yang manakah yang kamu dustakan?”….
    “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmatKU) sesungguhnya azabKU sangat pedih”
    hmmmm… apasih nikmat TUHAN itu… ooo ternyata maujudnya meliputi yayaya meliputi seluruh kehidupan ini alam semesta dan isinya sekaligus sang diri ini yayaya diri ini meliputi yang lahir dari ujung kaki sampai ujung kepala dan yang bathin…. oooo ternyata semua yang maujud ini nikmat TUHAN ya??? kalau begitu apa yang di balik yang maujud itu hmmm…. yayaya DIA ya DIAlah dibalik semua ini…. terus kemanakah sang diri ini…. hmmmm… kok gak ada yaaaaa… yayaya aku ternyata tiada meliputi lahir dan bathin… hmmm…. kalau yang di aku aku dan dirasa rasa apa yaaaa…. hihihi…
    Salam Sayang dari Bandung teaaa

  19. @kangBoed deui

    Tadi: Pada apa aku ada!
    Kini : Ada apa pada aku!
    Beda gede dong, kan?

    Kau tetep menyarankan utk “Diam lebih aman!”
    “Dia lah dibalik semua kepusingan kita”
    Yg perlu dipikir hanya: “Mau ke mana diri ini?”

    Ini menyiratkan bahwa:
    Padaku tidak ada apa-apa.
    Tak perlu tau pd apa aku ada.
    Sing paling penting menurutmu:
    “Hendak kemana engkau pergi sayang?”

    Salamaya Kang!

  20. adanya Gusti karena adanya kawulo
    adanya kawulo karena adanya Gusti
    bolak balik meneh
    Salam Terdua
    Salam Sayang

  21. Hi hi hi, bukan goblok Maren, hik hik hik tapi gayamu yang ceria kadang membingungkan bahkan untuk manusia sepinter aku . 🙂

    • Hehe!
      Mungkin kalimatku kudu panjang, ya!
      Tapi kau setuju yg mana yg bener!

      Salam Damai!

  22. panjangin kang..kucari kau kemana2 tak merespon

  23. Dia lagi semedi serius. Di bawah pohon jagung

  24. Lagi semedi apa lagi jongkok yah?

  25. Semedi sambil jongkok emangnya ada yah ? Tetapi sekarang semedinya kayaknya udah kelar. Hi Hi Hi

    • Semedi itu kudu sila,
      Dua medi boleh jongkok,
      Aku tadi tiga medi, hiber!

      Hoho!
      Ada apa pd ku?
      Pd apa aku ada?

      Salam Damai Penuh Puasa!

  26. Tiga medi atau tiga memedi? Hi Hi Hi, kamu itu memang selalu centil riang gembira. Kamu lagi hibernasi ya? KAyak beruang kutub saja. 🙂

    • Hibernasi!

      Wah! Lebih cocoknya puasa,
      Ataw Nasi Hiber kali ya, hehe!
      Hmm. boleh-boleh juga tuh LOP,
      Nasi hiber itu nasi rohaniah haha.

      Salam Damai!

  27. tidak bodoh….
    bukan salah si jidat…..
    tapi butuh waktu…..
    akan tiba….
    bukan salah si jidat….

  28. Kayaknya memang seiringan itu gan, hehe, yang penting optimis aja gan,,

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s