Ada tiga buku!

Buku manual tubuh,
Buku manual jiwa,
Buku manual roh.

Saat kita kecil telah diajari macem-macem di sekolah. Pertama, belajar menghormati guru dgn “Selamat pagi!”, Ke dua, belajar mencintai teman dengan bermain bersama. Ke tiga, belajar menyanyi, mewarnai, tulis-baca, Lalu bertanya, mengarang hingga mencipta.

Kita telah banyak membaca buku buah pikir seseorang.
Kita telah banyak tanya pada ide pengalaman seseorang.
Semua diserap dipilah demi keinginan menjadi seseorang.

Semua buku memiliki fokus.
Fokus itu mengarah pd tiga,
Tubuh, jiwa dan roh.

Buku manual tubuh,
Semua yang berkaitan dgn pemeliharaan tubuh.
Mulai buku Mari Memasak, Olahraga, hingga Kitab Kedokteran.

Buku manual jiwa,
Semua yang berkaitan dgn perkembangan jiwa,
Mulai buku Mari Mewarnai, Rekayasa, hingga Kitab Filsafat.

Kitab manual roh,
Semua yang berkaitan dgn pertumbuhan rohani,
Mulai buku Mari Menyanyi, Membaca hingga Kitab Suci.

Semua buku itu penting dipelajari diserap dipilah secara cermat.
Mempelajarinya perlu berurut naik sesuai pertumbuhan diri,
Bukan berurut turun bagai keinginan DEWAsa yg dimulai dgn Kitab Suci.

Menurutku,
Alumni yg belajar terbalik selalu melihat ke atas belakang,
Selalu merindukan “Today of yesterday”,
Berhasrat meng “Cut and Paste” dalil manual rohani ke dunia.
Allah harus dibela mati-matian utk mewujudkannya,
Rawe-rawe rantas malang-malang putung.
Dia lebih banyak sinis dari pada senyum.
Setahu dia pada senyum ada kelemahan.

Alumni yg belajar berurut naik selalu melihat ke depan atas,
Selalu mampu menerawang “Tomorrow of today”,
Berharap Allah menjelaskan dan mencerdaskannya.
Segala rintangan adalah ujian iman agar betumbuh,
Menghayati kurangnya, sabar menanti berbagai kebenaran Illahi.
Dia lebih banyak senyum dari pada tertawa.
Setahu dia pada tertawa ada pelecehan.

Entahlah!
Ini hanya pandanganku yang liar koq,
Bukan yang lurus-lurus merujuk bukti.
Tapi ada orang yang demikian takut pd Kitab,
Takut salah letak, salah baca, salah guna, dll.

Salam Pikir Tiga!

NB:
Takut akan Tuhan awal segala berkat,
Takut akan Kitab takkan ada manfaat.
Perhatikanlah!

Iklan

38 Tanggapan

  1. PertamaX

    *celingak celinguk..*

    Dan dalam membaca kadang kita harus pilih-pilh dahuluwww

    ya ga, ya ga???

  2. @shofiyah

    Boleh dalam … sebaiknya sebelum,
    Karna banyak buku spt koran,
    Judulnya bom bastis banget.

    Salam!

  3. menarik…

    salam kenal 😀

  4. kitab bisa disebut buku juga kan?? bukankah buku adalah gudang ilmu.. jadi kalo takut buku pasti bodoh dan tiada guna…
    pikir tiga memang cerdas ^_^

  5. @lidya
    Salam maya!

    Bila emang menarik,
    Akan tetep ku coba ulur.
    Gulung lah agar tak kusut
    Benangnya … hehe!

    Salam!

  6. @mahardhika

    Kau kritis juga!
    Takut buku itu aneh ya.
    Tapi sembarang baca bahaya lo.

    Ehmm!
    Cerdas?
    Itu bisa-bisa ku aja.

    Dan,
    Allah tak pula butuh otak cerdas luber cemerlang.
    Allah tak butuh otot berbulu tampan perkasa.
    Allah suka pd hati yg teduh damai sentosa.

    Ke dalam hati lah Dia bersedia hadir,
    Bukan ke dalam tempurung kepala kita;
    Kurasa!

    Salam!

  7. Bila emang menarik,
    Akan tetep ku coba ulur.
    Gulung lah agar tak kusut
    Benangnya … hehe!

    Lutunaaa….kayak chopy ^_^

    I have look at susan brader..
    *menganggukan kepala….

  8. sofy:
    “Dan tidaklah sama kebaikan dan kejahatan. Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik, Maka tiba-tiba orang yang antaramu dan antara dia ada permusuhan seolah-olah telah menjadi teman yang sangat setia. Sifat-sifat yang baik itu tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang sabar dan tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang mempunyai keuntungan yang besar.” (Fushsilat: 34-35)

    I told you so!
    “You’ll see something good!”
    Suatu pembelajaran mengambil,
    Bukan pembelajaran menolak.

    Something good, the rest may be bad.
    Something bad, the rest may be good.

    Pada yg pertama, pembelajaran mengambil,
    Pada yg ke dua adalah menolak.

    Mengambil itu berarti berpikir pilih-pilih.
    Menolak mudah fokus pd kontaminasinya.
    Keduanya beresiko … Perkecilah resiko itu.

    So, donwori, behepi vee!
    See something good in everithing you see,
    Okeh?

    Salam!

  9. assalam….
    syukron nDa telah bersilaturahmi ke laman uvi07…

    semoga yang tertulis menjadi amal shaleh kita nantinya di akhirat..

    keep istiqomah..!

    • Terima kasih juga
      Dah mampir ke sini!

      Pengharapanku pun demikian,
      Segala yg baik takkan berbuah jelek,
      Semoga itu salah satu kebenaran juga.

      Salam!

  10. Hm.. banyak tulisan bagus tapi “dalam banget” disini. Ntar aku main kesini dan baca pelan2 saat waktunya lebih santai yaa.

    Makasih telah berkunjung kerumahku ya..
    Salam kenal.. 🙂

  11. Terima kasih telah mampir, Dad!
    You are her world.

    Kau kuanggap sukses memperbaiki jiwa Sasie.
    Dia begitu polos berpulang demi damai yg kau bangun.
    Dia kuatkan diri hingga tak mau melepaskan damai itu.

    Aku akan coba membuat artikel kecewaku ttg nya.
    Dengan data dari postermu dan posterku pd nya.
    Semoga itu menginspirasikan sesuatu nanti.

    Salam Maya!

  12. Aku tak takut kitab, kitab sama juga kayak buku, setiap hari aku bergelut dengan buku, semua yang aku cari ada di buku, bagaimana bisa pintar kalau takut sama buku?

    Ulasan yang sangat bagus Pak Maren, senang bacanya..

  13. Di kampung perlakuan pd Kitab Itu masih berlebihan.
    Di kota Kitab udah bisa dilistrik dlm kondensator.
    Masuk ke dalam HP atau ke dalam Laptop
    Dibawa ke WC umum pun tak repot.

    Apakah Kitab cetak lebih mulia
    Dari pada Kitab electronic?

    Salam!

    • Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh..

      @ Maren Kitatau

      Sedikit saya singgung soal kitab ……..

      maaf saya tendang sedikit.. moga g sakit.. hehehe..

      “Tidak memikirkan Akherat, ya rawan ! Memikirkan dunia semata, ya rusak ! Semuanya akan ditinggalkan! kembali menguatkan kecintaan Akherat, Daripada terlambat, ya gawat ! Terima nggak terima, wajib kembali ! N.a.s.i.f… buat yg tidak sadar, bersyukur bagi yg sadar ! ! ! ! ! , Amin ya Allah …”

      Wassalamualaikum warahmatulahiwabarakatuh

      • @HA
        Mualaikumsalam, HA!

        Bahasamu mangkin bergaya kutengok.
        Yes, hanya dgn gaya kita bisa nendang kedepan,
        Tanpa gaya bisanya hanya “sleding tekel” doang.

        Salam Rangkap Tiga HA!

  14. Hai Bung Emka!

    Dah ada rencana ganti theme pa blon?
    Pusing aku cari mana artikel terbaru.
    Pusing pulak cari mana komen terakhir yang ternyata hanya ada di beranda.
    Mana artikel yang terbaruna…. hayoo… kau kan hebat bikin artikel….

    Mumpung masih lebaran,
    Maaf lahir dan batin.
    Semoga dosa-dosamu diampuni olehNya.
    *mendoakan orang lain lebih bagus kan?*

    Salam.
    *gantian doakan aku*

    • Komentar terkahir itu ada di bagian paling bawah :)… Kubantuin kamu ngerayu deh. Maren..Maren..Tuh mas Lambang ngasih usul tuh…:)

    • Hay! Bubg Lamb!

      Ah, kau selalu membuat aku bloon blog.
      Aku ingin punya blog spt blogmu atau LOP.
      Kayaknya perlu waktu berpusing ria utk hal itu.

      Ntar dah!
      Tulisan terbaruku pun belum nongol.
      But tank for your advice.
      You are in my prayer!

      Salam Lebaran!
      With Lovep!

  15. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh..

    Kagem Poro sederek sedoyo…..

    Suminaring suryo enjang pethak, cinondro resik ing manah, mangayubagyo Idul fitri 1430H , Nyuwun Agunging pangaksami sedaya kalepatan kulo anggene wonten pangucap lan tumindak ingkan mboten ngremeni manah….

    Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

    • Mualaikumsalam HA!

      Aku udah nyumbang ide
      Di artikel paradigma mu
      Semoga ada manfaat!

      Salam Damai!

      • salam karaharjan
        maaf, sekarang masih tinggal di balikpapan ? kebetulan awal sep sy dari balikpapan mungkin tak lama lagi akan ke balikpapan dan samarinda lagi. Jika ada waktu, boleh kita bersilaturahmi.

      • Salam Kaharjan!

        Terima kasih undanganya, Ki!
        Aku tak menentu posisi betulnya,
        Baik lah kita berakrab ria di dunia maya ini.

        Salam Damai!

  16. Saya justru lagi ada di samarinda. Kenapa enggak silaturahmi ke rumah saya saja? 😆 serius lho.

    • @Fitri

      Ini Fietria tea, kan?
      Yg dulu burungnya diem aja?
      Hehe! Sekarang bisa nyakar, ya!

      Salam Damai!

    • Yang disini ini mah, burung diam atu juragan. Yang mencakar ada di jelasnggak.

      salam burung diam

      • Hehe, si Lae teh!

        Di sini ada Jatiyem,
        Kuduga dia pencakar kantong suaminya:
        http://islamabangan.wordpress.com/2009/10/01/satu-malaikat-yang-menangis-dan-doa-seribu-iblis/
        Tengok lah, kali aku salah!

        Salam!

      • Tadi burungnya diem, emang.
        Sekarang sudah mencakar.
        Eh, tau tau bukan nyakar,
        emang gitu posisi kaki humming hendak nyektar.

      • Ah! Berarti aku salah.
        Kupikir sedang nyakar,
        Rupanya sedang nyedot.

        Tank Tung, salam kenal.
        Sorry Fit, salah tengok.
        Sing penting udah terbang.

        Salam Damai!

  17. Wuoi!
    Mari Berpikir Timur, woi!
    Wuoi! Jangan tidur aja, dong!


    The sky is so blue to day
    The blood is always red forever
    The land ever green was yesterday

    Salam Damai!

  18. salam kak!
    manual roh dan jiwa,saling berdekatan, saling bersinggungan,
    tidakkah serupa atau bahkan saling tukar?

    …menarik sekali,

    salam mantapp!!

    • Salam Bon!

      Sangat sulit membedakan jiwa dari roh.
      Ada yg bilang tubuh adalah wadah,
      Jiwa adalah isi dan roh adalah inti.

      Tapi menurutku roh itu benar inti,
      Dan sekaligus bisa bungkusnya.
      Maka ada roh-berjiwa dan jiwa-beroh
      Entah lah!

      Manual jiwa masih bisa terpecahkan akal,
      Manual roh masih muskil terpecahkan pikir.
      Salam Damai!

  19. Assalaamu’alaikum wr.wb, mas Maren…

    Manusia dikurniakan akal untuk mendapat nikmat dari tiga buku manual tersebut. Bagaimana dia menjaga tubuhnya bagaimana dia mengurus jiwanya dan bagaimana dia memeihara rohnya. Semua itu harus diisi melalui ilmu yang bermanfaat agar selamat dunia akhirat.

    Yang heran… banyak manusia menyimpan dalam mengisi ketiga buku manual itu secara sihat. malah memilih untuk merosakkannya dengan alasan ingin menjadi yang lain dari asalnya sihatnya.

    Kalau dibilang jahil atau bodoh, marah pula ya. Sihat pula akalnya memikirkan perkataan tidak sihat itu pada dirinya.

    Salam sejahtera dari Sarikei, Sarawak. 🙂

    • Mu’alaikum, Siti!

      Banar,
      Semua itu: tubuh, jiwa dan roh
      Hrs terpelihara serasi seproporsi,
      Dari peng-alam-an, dunia dan Tuhan

      Yg merusak adalah
      Isi yg bagai iklan Polaroid,
      Atau proporsi yg jungkir balik.

      Kita tak usah geram pada hal itu.
      Banyak orang ingin lain dari yg lain,

      Memang baik menjadi orang penting
      Tapi lebih penting menjadi orang baik
      Ya, kan Bun!

      Ssalam Damai!

  20. Assalaamu’alaikum wr.wb, mas Maren Kitatau

    Satu Syawal menjelang tiba,
    Takbir bergema mengegarkan jiwa,
    Sekiranya ada salah dan silap,
    Maaf dipinta di hari mulia.

    Selamat Hari Raya maaf zahir dan batin.
    Salam Syawal dari Sarikei, Sarawak.

    • Mu’alaikum salam, Siti!

      Satu syawal telah berlalu,
      Gema takbir bertalu-talu,
      Jiwa merdeka yg dituju

      Semoga gema syawal menguatkan jiwa.
      Memberi maaf kepada semua saudara.
      Memohon maaf kepada semua juga,
      Demi kasih Tuhan Yg Maha Esa.

      Selamat Hari Lebaran
      Maafin lahir dan batin.

      Salam Damai!

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s