(3/3) Berpikir lintas mata telinga

Mendengar untuk belajar berkata,
Melihat adalah utk belajar bekerja.
Mendengar-melihat belajar berpikir.

Bicara adalah awal berpikir
Berpikir adalah awal bekerja
Bekerja adalah awal menjadi

JADI LAH RAHMATILALAMIN


Semua kata itu bergambar, semua gambar pun berkata.
Data kata masuk lintas telinga, data gambar masuk lintas mata.
Lalu-lintas data kata dan gambar itu lah membuat kita bicara.

Mendengar selintas terlihat sekilas.
Ilustrasi bagus kureka dari Fay yg ceria,
Seorang sobat perempuan yang tak lebih.

Mungkin saat itu,
Fay sangat lelah karna bergadang bukan berdagang,
Tapi karna berdendang dalam tulisan artikel gadang,
Walau besoknya adalah kuliah kejam menghadang.

Pagi itu dia separuh berlari menuju ke ruang kuliah.
Duduk anggun senyum pipit mulai ngantuk slowli banget.
Masih terdengar suara penuturan, kelopak mata mulai tutup.

Tiba-tiba suara …
“Fayyyy, houy!!!” Namanya bergaung di ruang lintas telinga.
Telihat selintas dirinya jatuh di tengah tanah lapang rumput.

Kaget lah!

Yang mengaum itu adalah Dosen, yg jatuh itu ialah pulpen.
Fay rada nunduk mengatur ulang senyum pipitnya yg rusak.
Malu lah kan? Ya, lah tentu!

Demikian lah tragedi selintas Fay
Pada selintas dengar selintas lihat.
On one time in her.

Mendengar adalah lebih dulu bisa dari pada melihat.
Melihat itu lebih dulu habis dari pada mendengar.
Tapi mereka yg maya tak ada habis-habis, keknya.

Mereka abadi berfibrasi
Di Surga pun juga di Neraka.

Gambar-gambar itu mulai nyata.
Suara-suara itu mulai serasa.
Dari data mata data telinga.

Demikian pun kita pasti punya data
Data peng-alam-an yg memalukan.

Bercermin lah sering agar kita tak malu
Saat menutup-mata; Mati keren maksudku.

Kesimpulan sementara
Berpikir lintas mata telinga 1 s/d 3:

Mata dan telinga adalah perangkat input data.
Data mata dan data telinga itu kompatebel.
Tidak hrs ada interlocking di antara mereka.

Data bisa masuk dari mana saja ke diri ini.
Tapi tak semua data menjadi data pikir.
Kecuali bila telah biasa dipaksa mikir.

Itu lah gunanya sekolah dan atau merantau,
Mata dan telinga terlatih fokus dan peka,
Sehingga terbiasa paksa berpikir data.

Wajah adalah sumber pembelajaran tau kita.
Gambar dan kata adalah getar pancaran data.
Resonansi hati menyimpan data sahih.
Data trengginas tersimpan di dlm otak.
Data primitif terserap di kitaran kulit.

Bole juga gini simpulnya:
— Data Illahi tersimpan di hati
— Data duniawi tersimpan di otak
— Data alami ada di kitaran kulit
Gitu kali pasnya!

Demikian, sobat.
Berpikir lah untuk menjadi.
Itu lah kesimpulan seri berpikir kita.

Mungkin ada guna, semoga lah ada.
Demi menuju gerbang keabadian
Abadi penglihatan dan pendengaran.

Salam Damai!

NB:
Fay sobat yg masih marah kepadaku.
Karena aku terlalu menghinanya???
Aku sih sayang sip aja kepadanya!
Sorry, Fay! You are in my prayer!
https://tertiga.wordpress.com/2009/04/27/inspirasi-sasie-kirana/#comment-239

Iklan

108 Tanggapan

  1. huahahahahah buto pertamaxxxx :mrgreen:

    kalo menurut saya data alami itu ditubuh, data nafsu itu dinafas….bagi yg napsunya guede segede buto maka nafasnya terengah engah/ngos2an….bagi yg tenang maka nafasnya juga halus

    • Heheheh! Buto … buto!

      Nafasnya terengah-engah,
      Ktawanya terbahak-bahak,
      Dan larinya pun terbirit-birit,
      Takut ketangkap basah-basah.

      Kalau denger cerita preman,
      Percis dgn cerita penyamun,
      Slalu terbahak pd kejahatannya.

      Salam Buto!

  2. Soal penyimpanan data itu:
    — Data Illahi tersimpan di hati
    — Data duniawi tersimpan di otak
    — Data alami tersimpan di kulit

    Secara spiritual atau metafisika, boleh ditempatkan di mana saja semau kita. Tapi secara sains, semua data disimpan di memory otak walaupun jantung juga memiliki beberapa ribu sel neuron, tapi jumlahnya ngga seimbang dengan milyaran sel neuron yang ada di otak. Kalau memory di hati dan kulit, belum ada penjelasan.

    Kemarin baru dapet artikel yang menyatakan bahwa pada saat mata ber-resonasi, tepatnya di krekwensi 18.98 hertz, maka mulai muncul penampakan karena kesamaan vibrasi.
    Apakah itu penampakan nyata atau ilusi, belum ada penjelasan.

    Kesimpulan sementara bagi saya, berusahalah untuk menjadi berdasar hasil olahan data yang ada, bukan hanya berpikir untuk menjadi.

    Salam Damai!

    • Yes!
      Seperti artikelmu bilang,
      Fungsi otak baru 10% yg diketahui secara ilmiah. Sisanya benar-benar masih misteri. Maka dari itu segala kesimpulan adalah sementara saja sefatnya. Banyak gerak dan tindak yg tidak tergantung kepada akal atau pikir dan banyak juga kejadian pd kita yg diluar akal maupun pikir.

      Jadi sungguh, bahwa kita harus memasrahkan kekurangan kesimpulan sementara itu hanya kepada-Nya saja. Tuhan lah yg akan menambahkan segala sesuatunya kpd kita.

      Salam Damai!

      Salam Damai!

  3. Brat! Blog sobatmu Fay itu sekarang protected.
    Ada hubungan dengan kata-kata kasar? Dunno…

    Be wise lah sama teman. 😆

    Gitu ya gitu, tapi ya jangan gitu.
    *terjemahan dari ngono yo ngono, tapi yo ojo ngono*

    • Nang kene lah rusa’e!

      Aku hanya ngono ae ko, Brat.
      Nda ngono-ngono banget, lah.
      Perempuan itu emang sensitip,

      Itu lah pelajaranku.
      Aku blon bisa spt caramu,
      Lembut dan adem pd hawa.

      Salam Damai!

  4. ketika mata mendengar seruan
    tanpa syarat mata akan menoleh ke arah bebunyian
    betapa lekatnya perpaduan itu

    dan perpaduan itu pulalah yang mengawali pemikiran
    mereka mampu memilah mana postif dan negatifnya apa apa yang dipikirkan…

    ketiga komponen itu adalah bagian yang sensitif
    kita harus bisa memanfaatkannya dengan baik

    *gw ngomong apaan yah* he he he

    • Brarti kau sedang waras, zul!

      Mantap kali paduamu itu:
      “Mata mendengar seruan,
      Terpadu data dlm pikiran”

      Salam Damai!
      NB:
      Gimana ke pakdeCholik!

  5. Bbhuaahh…Horas

    Tapi aku rasa pendek (‘cekak’ orang jawa bilang) kali cara kau berpikir,
    Baru lintas mata-telinga sudah kau habisi 3/3,

    Ini Medan bung…(hihihi..jadi nggak bisa nahan)

    Lantas berpikir lintas HIDUNG-mata-telinga…
    mau kau bikin …/3
    Jangan pula kau bikin malu Tulang-Tulang kau
    Coba kau usahakan Pikir-Lima atau kalau perlu Pikir-Tujuh…

    Hehehe…intermekso aja mas MK, jangan diambil hati. Anggap aja Samin kebanyakan Tuak…(hihihi…takut kalau marah beneran)

    Salam…HORAS…SAROHA

    • La … lalalala… lalalala!
      Inum ma tuak mi
      L i s o y!

      Heheh!
      Salam saroha jala sahoras!
      Jadel juga Kang samin teh!

      Salam Damai Kang!

      • Darimana pula kao dapatkan (kata) jala itu, Juragan?
        Dari lintas telinga saja tidak mungkin kao gunakan itu
        menghubungkan saroha dan sahoras.

        Dame ni roha
        Made in roha (heart), juga.
        hati yang panas didinginkan kepala yang tidak ikutan panas.

        salam katirispisan.

      • Walah! Ti mana wae, Lae!
        Heheh, tiis pisan “jala” na.
        Jala itu bisa aja jejaring, lah!

        Jala itu melintas dari “Horas jala gabe”
        Apa susah kubikin “Saroha jala sahoras”
        Yang artinya: “Sehati berikut sesejahtera”.

        Salam Dame!

      • lintasmu memang jauh dan luas, Gan.

      • Ah!
        Si Lae sok kitu amat!
        Kita aja yg terlalu jauh-jauh mikirnya sehingga tak pernah lagi berkata rantang, pincang, tungki’an, pitung, misalnya.

        Yg dahsyat itu ada di sekitar kita, koq!

        Salam Damai!

  6. malem mas MK dah update lagi ya yang ketiga..
    ehm… semuanya kemablinya kehati mas percaya apa tidak hati juga yang memutuskan terakhir kali dalam segala perbuatan tapi entahlah…

    • Kurasa kau betul, Joe!

      Di kala mata mulai menutup, telinga mulai membudeg saat jiwa mulai sekarat, hati mulai bicara, dan mulai melihat dan mulai mendengar kepada apa yg tersimpan dan yg tak terduga selama ini.

      Salam Duga!

  7. apakah ada perang hati dan otak mas???

    • Yah, kurasa tentu ada perang damai antara hati dan pikiran dan tubuh lainnya, mis. ketika banyak data sekali masuk dan ketika data salah masuk.

      Salam Damai!

  8. Mata dan telinga adalah perangkat input data.
    Data mata dan data telinga itu kompatebel.
    Tidak hrs ada interlocking.

    ==> Bagaimana bagi yang nggak punya mata atau telinga?

    • Horas LOP!
      Mana lah ku tau semuanya itu.
      Kita coba aja reka-reka diri kita.

      Seandainya aku pincang,
      Mungkin aku benci data sepatu.

      Seandainya aku sumbing
      Mungkin aku benci iklan gincu.

      Yang tuli pun mungkin begitu,
      Kepada fitur HP idaman masa kini.

      Tapi aku heran,
      Orang buta itu suka kaca mata!

      Salam Damai!

  9. kalo di intelejen istilahnya mata2…kok gak pake istilah kuping2…padahal lebih banyak mendengarkan ketimbang melihat…menurutku :mrgreen:

    • Hah! Iya juga!
      Padahal kerja mereka sekarang-sekarang ini cuma nguping melulu, ya, Kang. Makanya bagi kita-kita ada idiom “Uang denger” bukan “Uang lihat”, soale utk lihat udah ada idiom “Mata ijo”, haha! Mata duitan, huhu!

      Tukang nguping itu dulunya disebut spionase.
      Kemana pergi bawa-bawa kaca spion kali, Kang!
      Kaca itu pun dapet nimpe juga kali, buat ngintip.

      Ada kubaca dongeng bagus,
      Ttg “Kuping yg kaku”, lupa,
      Ta’ cariin dulu, Kang!

      Salam Nguping!
      Bukan Ngaca!

  10. tapi kadang orang tua juga sering mengucapkan kata yang kebalikanya mas seperti disaat anak disuruh pulang saat senja pas sampai di depan ibunya, ibunya bilang “ndak bisa dikasih tahu ya? dimana kupingmu” lha piye kpriben tho?
    anak disumpahin ndak ada kuping hehehehe

    bila anak di dimarahin dan diem aja ibu bilang ” kenpa ndak menjawab? ndak punya mulut ya?”

    wah kebalikannya ya mas..

    pikir-pikir tiga kali dibolak balik sebenarnya dari sejak dini kita diajarin bohong ya dengan hati?

    please tanggapannya?

  11. Aku kira si Ibu lagi beruntung mas Batjoe,
    maksudku beruntung kebetulan si anak belum pernah tengok baca2 koment kita di blog mas MK ini.
    Kalau sudah, pasti si anak menjawab begini :

    “Cobalah Bu baca2 blog ini. Sebelum marah2 sebaiknya Ibu Pikir-Tiga dulu, terus data2 hasil pikir diolah dalam hati Ibu.”

    Kira-kira macam mana reaksi si Ibu itu…

    Salam…Ibu

    • hihihihihihihihi
      bener juga ya maz samin.. coba ibu-ibu baca blognya mas MK pasti mikir tiga x klau mau bicara sprti itu…

      mas ajarin dong cara mikir briliant kaya mas….
      itu otak kaya habibie ya…… tapi jangan tinggal di luar negeri ndak cinta bangsa indonesia

  12. @Joe

    Ibu anak itu terlalu kreatip menghilangkan dan menemukan
    mata atau telinga yg lain atau yg terlupakan. Entah lah!

    Ini dia janjiku pd Kang Ton,
    Mencari cerita kerja nguping melulu,
    Tanpa ada kaca spion yg kompatibel.

    Kadir!
    Kupingnya kaku bukan budeg,
    Otaknya beku tapi bukan ndableg.
    Ada interlocking di dalamnya, kali.

    Dari Sobat Yati Yula,
    Seorang putrid Malaysia,
    Ttg kuping Kadir yg kebas:
    http://yatiyula.wordpress.com/2009/12/04/bersediakah-anda-untuk-temuduga/#comment-105

    Mahmud menghadiri temuduga (wawancara)
    untuk mengisi jawatan Pegawai Tadbir di SPA

    Mahmud ditanya:
    “Bilakah Malaysia mencapai kemerdekaannya?”
    Mahmud jawab penuh sopan,
    “Sebenarnya,
    usaha-usaha telah bermula empat lima tahun sebelum itu,
    tetapi hasilnya hanya dapat di lihat pada tahun 1957.”

    “Siapa yg bertanggungjawab atas tercapainya kemerdekaan ini?”
    “Banyak orang yang terlibat dalam perkara ini.
    Jika saya menyebut hanya seorang mungkin tidak adil
    pada mereka-mereka yang lain yang juga terlibat”

    “Apakah rasuah menjadi musuh Negara yang utama?”
    “Ada usaha untuk mengkaji perkara ini.
    Jadi bila laporan sudah dikeluarkan boleh lah saya nyatakan dengan tepat.”
    Begitu jawab Mahmud tegas.

    Penemuduga (pewawancara) sangat berpuas hati dengan jawapan Mahmud dan mohon dia jangan beritahu jawapan ini kepada calon calon yang lain agar soalan-soalan tidak bocor.

    Di luar bilik temuduga Mahmud ditanya oleh calon-calon lain apakah soalan-soalan yang telah ditanya. Mahmud tidak memberitahu sesiapa. Namun seorang pemuda Kadir namanya tetap menggesa Mahmud untuk memberitahu sesuatu. Kadir merayu sekurang kurangnya beritahu jawapannya . Mahmud akhirnya beritahu Kadir jawapan-jawapannya saja. Kadir mendengarkan secara ketat.

    Setibanya giliran Kadir ia masuk dengan keyakinan yang menggunung. Tetapi oleh kerana salinan sijil lahirnya agak pudar dan sukar dibaca maka penemuduga mula bertanya memohon kepastian data lahirnya terlebih dahulu. Lalu Kadir ditanya,

    “Awak (kamu) lahir pada tahun berapa?”
    “Sebenarnya,
    usaha-saha telah bermula empat lima tahun sebelum itu,
    tetapi hasilnya hanya dapat di lihat pada tahun 1957”

    Jawab Kadir kalem.

    Dengan rasa hairan penemuduga terus bertanya
    “Siapa nama Bapa awak?”
    “Banyak orang yang terlibat dalam perkara ini.
    Jika saya menyebut hanya seorang mungkin tidak adil
    pada mereka-mereka yang lain yang juga terlibat.”
    Yakin betul jawapan Kadir itu.

    Penemuduga mula marah.
    “Awak nii gila ke apa?”
    “Ada usaha untuk mengkaji perkara ini.
    Jadi bila laporan sudah dikeluarkan
    boleh lah saya nyatakan dengan tepat.”

    Kadir tersenyum bangga.
    Kupingnya 100% mantap.
    Kuping doang!

    Salam Senyum Sikapsamin!

    • huahahahahaha……sebenarnya saya ada kisah serupa tapi panjang berhub lagi males ngetik abis nulis artikel panjang sih…ntar kapan2 aja

      • Ta’ tunggu kapan-kapan pun, Kang.
        Lumayan kita bisa senyum sambil merem,
        Dari pd ketawa sambil melotot, kan serem!

        Salam Penantian!

  13. Seorang anak anak Bandung yang sudah beberapa kali ke Jakarta pergi jalan jalan di Medan. Ketika meser sesuatu di toko China dia bertanya (minta) supaya harganya turun, sipemilik toko menjawab: lugilaaaa (rugilah kalau harga segitu modalnya aja gak kembali). Telinganya ketat menangkap frasa Loe gilaaa…tanpa mengikutsertakan data di memori otaknya bahawa di Jakarte akhiran a menjadi e spontan menantang marah sipemilik toko. Untunglah temannya seperjalanan mencegahnya. Melihat dan mengingat kejadian ini temannya tadi memutuskan lebih suka belanja di supermarket daripada ditoko yang harus tanya harga.

    • Anak Bandung biasanya tak terlalu ketat pd kebenaran. Selalu “Mangga” dlm banyak hal. Beda terbalik ama anak Medan.

      Anak Medan,
      Biar Kambing di kampung sendiri
      Tapi Banteng di perantauan … hehe!
      Enak kurasa dangdut Medan itu, bah!

      Horas!

  14. Wwhuuhahahaha…..huhuhuhuhu
    addduuuhhh…sakit perut dan tenggorokanku

    Ini cerita darimana mas MK? Itu nama Kadir bukannya plesetan dari Pandir? Bahkan Super-Pandir.
    Aku rasa imbanglah sama si raja pandir sedunia Mulla Nasrudin. Kebetulan dia salah satu idolaku

    Bolehlah kita bukukan cerita2 pandir macam ini
    biar Na Sonang selalu Hita…
    Whadduuhhh…benar2 sakit tenggorokanku

    Makasih mas MK
    Salam…Kadir

    • Ahh! Kang Samin!
      Pan kubilang kita senyum aja.
      Kadir itu korban “Ntar kalo ditanya …”, keknya.
      Dia kira sama dgn di akhirat, jadi hafal itu cukup!

      Salam Senyum!

  15. Hehe… bagus itu.. cerita tentang temuduga si Kadir.
    Mungkin kognisi-nya belum konek…

    Tapi kenapa ada istilah mata hati?
    Bukannya telinga hati?
    Padahal katanya telinga akan jauh lebih sensi kalau mata dibutakan.
    Seperti kisah Si Buta dari Gua Hantu yang sengaja membutakan matanya agar bisa mendengar lebih jelas.

    Salam Saroha Jala Sahoras!

    • Yeah! Mata hati!

      Mata hanya lurus ke depan sebatas cakrawala.
      Mata hati bisa melengkung bahkan ke belakang.
      Too many posibility oleh mata hati, gitu kali Brat!

      Salam Saroha Jala Sapikir!

  16. @All
    Selamat mudik Brothers and Sisters

    Posted by حَنِيفًا on December 14, 2009
    May Allah bless you & fill your life with peace

    Dear Brothers and Sisters,

    Selamat mudik dan hati-hati di jalan, sebagai teman perjalanan ada baiknya sambil mendengarkan lagu : Driving Home For Christmas by Chris Rea.

    Salam hangat selalu, @Haniifa.

    • Thank you, Brat!
      Abot amat sapaan mu tuh, Kang Han!
      Meuni bravo pisan, euy!

      May God bless you too, through this year.
      Yeah, I am driving home for Chrismas.
      Thanks agan!

      Salam Sayang!

      • 😀 Salam kembali buat keluarga dirumah dan handai tolan.
        Semoga semakin terjalin rasa kasih sayang, Amin.

      • Demikian juga salamku kepada keluarga Kang Hanif yg monogamis itu. Semoga
        tahun yg baru ini semangkin dapat
        memperbaharuai cinta sesama kita.

        Salam Damai!
        Sealamat tahun baru 1431h

  17. manusia memang hidup untuk menjadi, tak bisa tidak menjadi
    dia hanya gagal karena dibelenggu oleh persepsi

    • Yeah! Kudu menjadi.
      Menjadi apa saja, sing penting menjadi berguna bagi kebaikan alam dan setiap manusia.

      Thank Kang Tom!

  18. Sore Brat! Lagi sibukkah?

    • Yes, Brat!
      I am prity well, though.
      I am driving home for Chrismas.

      Cheer Up!

  19. met pagi bang MK..
    uppsss…. ??? kok berubah ya, yang tadinya Mas menjadi Abang???

    kutahu sekarang abang selalu bertutur kata dari pulau samosir sehingga kata mas tak cocoklah…. hehehehehe

    Bang kasih ku pantun tuk Chrismasnya abang tahun ini…
    biar damai selalu saja ada buat kita-kita yang sering nongkrong di warung kopi (blog) ini…

    horas bang!!!!! (udah tegas ndak sih bang logatku soalnya aku jawi ningrat hahahahaha….)

  20. horas bang..
    sibuk banget ya bang hingga ndak ditengok-tengok ni busnya…
    sekali-kalilah ditengokoin siapa tahu ada hasil untuk jiwa jiwa yang belum pasti merdeka..

    salam horas bang MK

    • Horas, Joe!
      Biasa, sibuk akhir tahun.
      Dan sibuk awal Natal.

      Yeah! MK aja praktis Joe,
      Aku jarang nyebut Mas Batjoe, Joe aja enakan, akrab, selefel, singkat, efektif, efisien … heheh!

      Salam Damai!

      • akhirnya muncul juga abangku…
        sibuk banget kelihatnnya..

        bila ada sesuatu yang bisa saya bantu kekantorlah atau kasih alamatlah biar bisa aku kirim2 sebuah makanan enak buat keluarga.. hehehehe
        ayolah kirim ke emailku?? dan bila tak perlu akau ke rumahnya bang MK aku kan tepati janjiku biar saja crewku yang mengantarnya

        salam damai lagi bang

      • Terima kasih Joe, kue-nya!
        Pas aku makan kue mbaca postermu.
        Ku anggap niat tulusmu telah sampai.

        Selamat tahun baru 1431H.
        Moga thn baru ini membarukan cinta.
        Tapi aku ingin tau Joe, mengapa thn baru Hijarah tak seheboh thn baru Masehi?
        Pls Joe!

        Salam Damai!

      • Bagi-bagilah kuenya, kang Maren, ntar aku bagi roti sumbu sama akang.

        salam kue

      • Oho! Roti sumbu!
        Penguat tulang-tulang.
        Rorobot dan Bona-tulang, hehe!

        Horas!

      • yang saya tahu bukan ngak meriah bang…
        tapi meriahnya pindah KEPANTAI MANGGAR Semuanya hehehehehe

        jadi pada sepi rumah Allahnya..

        entahlah itu yang kulihat telinga dan mata udah ditutupin oleh duniawi semata sehingga mata jiwa dan mata hati pudar….

        bagaimana jawabanku please balik????

      • Sip lah!
        Semua kita punya waktu. Spt katamu, tidak harus waktu Hari Raya Kurban membagikan kurban kita dan kataku pun begitu. Tidak harus 25 Dec. ulang tahun kelahiran Jesus. Lahirnya pun tidak harus di kandang domba atau di bawah pohon kurma, tapi juga harus bisa lahir di hati kita, sifatnya.
        Thanks for your comment Joe!

        Salam Damai!

  21. bisnya mogok yah….

    gak updet2….

    salam mogok :mrgreen:

    • Bukan mogok,
      Tapi raun-raun.

      Bus-nya lagi mikirin rute,
      Rute baru yg belum ada.
      Jadi raun-raun dulu aja lah.

      Lah! Mana Kang janjimu.
      Suatu cerita ttg mata telinga
      Yang bisa bikin senyum merem!

      Salam Damai!

      • Hahaha, terimakasih kang Maren,
        terobati rindu kampung halaman membaca/melihat kata raun-raun mu itu. Terngiang kembali sorak sorai raun raun itu ketika bus gede ber merek Leyland pertama sekali hadir di desa kami dan membawa kami raun raun antar desa. Oooo, ini rupanya yang sering kita dengar diceritakan teman teman yang sudah beberapa kali ke kota…..itulah ucapan dari kami sekampung & beberapa kampung waktu itu.

        salam raun raun.

  22. aaahh iyayayayay…lupe brat….

    aslinya ini boso jowo tapi gak papa saya translet……..

    suatu ketika ada anak yg nanya ke bapaknya yg pemarah sedang tergesa gesa sarapannya karena keburu ke kantor…

    anak : pak bahasa halusnya mulut apa pak?
    bapak : BACOOT!!
    anak : o iya pak itu di bacot bapak ada nasinya yg nempel
    bapak : )(&%&%^$^

    muga2 nyambung yah :mrgreen:

    • Hehe! Senyumku bunyi dikit, Brat!
      Bunyi mentertawakan mbacot Bapak itu.
      Senyum ku utk mendorong anak terus belajar.

      Emang senyum seharusnya nggak bunyi, yah, dan mata seharusnya terbelalak memberi isyarat lebih dalam pd “ya”.

      Pd tertawa mungkin kebalikannya; Hrs bunyi dan mata terpejam agar tidak ada yg menjadi korban … heheh kali lah!

      Salam Senyum!

  23. Merry Christmas Brat. May God Bless Our Earth and You!
    Hati-hati di jalan. Selamat sampai tujuan.
    Segera kembali membawa semangat dan harapan baru!

    Happy Holiday!

    • Thanks Brat!
      Pengharapanku juga demikian. Semoga damai yg dari Allah saja yg senantiasa bertumbuh di dalam semangat kebersamaan di dunia ini.

      Cheer Up!

      • wuih…. indahnya perbedaan buat mata hati selalu damai…

        hati-hati bawa busnya bang… ndak usah pakai teriak-teriak ya, kan udah penuh penumpangnya hihihihihihihihi

        jangan lupain kawan-kawan disini walapun lagi mudik…

        salam dami dan mudik aja

      • Yah!
        Bumi ini sudah semakin kecil, hampir hambir sudah sekecil monitor besarnya. Teang aja Joe! Kita itu semakin sulit melupakan kawan-kawan dan semakin mudah mengingat musuh-musuh.
        Perbanyak lah data!

        Salam Damai!

  24. Wah mau mudik ternyata…Hi Hi Hi. Selamat Mudik Kang Maren Kitatau. Hati-Hati di jalan…

    • Kalo daku ndak mudik, mas Love. Ndak ado piti. Hehehe.

      • @Kang Mas Tumenggung HH : Yang penting salamnya sudah mudik. Plus cintanya tentu 🙂

  25. He he he…, saya mau ikut nimbrung lagi nih, kemaren rada-rada sibuk berselancar di dunia nyata. Dari kegiatan tsb, saya bisa melihat, mengikuti dan merasakan sholat Jum’at di kampungnya Opa Fidel – Havana, menghadiri tausiyah komunitas muslim di tempat awal peradaban manusia di dunia di Lima – Peru; Melihat megahnya Mesjid di Ottawa – Canada, model mesjid Nabawi di Brasilia DF dan berbagai kegiatan komunitas muslim di beberapa negara di dunia yg selalu saya sempatkan sembari menjalankan tugas dinas di negara-negara tsb.

    Berdasarkan pd pengalaman tsb, dapat disimpulkan bahwa awalnya saya Mendengar, kemudian Melihat, kemudian Berpikir, selanjutnya Bekerja, Merasakan dan akhirnya Menyimpulkan……

    Konon juga bayi sejak di dunia rahim ia tlh mulai belajar mendengar. Setelah lahir dilanjutkan dgn merasakan, melihat, mengenali (berpikir), berpikir lebih lanjut, bekerja, mengevaluasi (kembali merasakan) dan menyimpulkan…..

    Salam

    • Luarbisa pengalaman mas Irawan Danuningrat ini.

      salam melanglang buana

      • Terimakasih, salam kembali.
        Nampaknya perjalanan manusia dlm mengisi hidupnya itu sangat bervariasi. Ada yg berhasil meraihnya dengan perjalanan pendek (dlm lintas waktu) dan terkadang panjang dalam jarak dan penelusuran. Saya pribadi merasa masih perlu terus mencermati makna hidup melalui berbagai perjalanan baik secara fisik, emosional, spiritual maupun collegial…
        Bersyukur atas segala anugrah dan karunia-Nya.

        salam

  26. Lho mas MK merayakan Natal to,
    mumpung pas timingnya, Samin mengucapkan :
    “SELAMAT MERAYAKAN NATAL, JUGA TAHUN BARU.
    SEMOGA MAS MK BESERTA KELUARGA SELALU DALAM LIMPAHAN DAN LINDUNGAN DAMAI KASIH ALLAH”…
    AMEEEN…

    Salam…Damai

    • Do you celebrate chirstmas, Mr. Samin?

      salam

  27. @ Maren Kitatau

    Selamat Natal buat sahabatku yg cerdas dan bijaksana.
    Salam Kasih dan Penuh Hormat .

    @ hh

    Selamat Natal ma di ho Apparaku naburju. Sai lam dilehon Tuhan i ma di apparaku pasu-pasu dohot hadameon ni roha suang songoni ma muse di sude keluarga ta be.

    Shalom Alelujah. Amen

    • Mauliate ampara naburju, sian hami pe sakeluarga hupasahatma ‘salamat ari hatutubu ni Tuhanta Sipalua i’, tu saluhutna keluarga ni ampara.

      @Kang Maren, maaf ya akang, melalui blogmu yang keren ini saya dan brother Robinson saling berucap terimaksih.

      salam natal

  28. To all

    Selamat Hari Natal
    dan
    Tuhan Allah Hadir Untuk Negara
    Bangsa Agama Ras & Unek-uneknya
    2 0 1 0 setrip 1 4 3 1

    Salam Damai

  29. met natal bro maren…..GBU

  30. Met pagi Brat!
    Damai di bumi damai di hati.
    Mari kita lanjutkan perjuangan!

  31. SELAMAT NATAL BANG, SEKALI-KALI TENGOKLAH BUSnYA BANG, PENUMPANGMU MASIH ADA YANG PERLU UNTUK REHAT SEBENTAR..

    BANG, DAMAI SELALU MENJADI BAGIAN YANG UNIK DI BUS INI DAN SEMOGA TETAP SELALU MENJADI KEDAMIAN DALAM MENCARI RUANG UNTUK SEKEDAR MENENANGKAN DIRI..

    ALL….GBU!!!!!

  32. MET TAHUN BARU Brat…

  33. Selamat Tahun Baru Brat! Tujuh menit lagi.
    Semoga makin sukses dan makin bahagia.
    Salam Damai.

  34. @Bung Maren

    Selamat tahun baru 2010, mari kita awali dengan niat dan kemauan yang kuat semoga Allah melancarkan dan memudahkan semua usaha kita, Amin.

    Salam hangat selalu,

    #Haniifa.

  35. Hallo Brat!
    Belum balikkah dari mudiknya?

    Salam sukses!

  36. Wah betah banget mudiknya..He he he

  37. wuih.. keenakan tinggal dikampung ya bang.. hingga lupa balikpapan nich..

    • Mungkin kampungnya dingin, mas Joe, enak pake selimut sepanjang hari, minum kopi sambil makan ubi kayu bakar.

      • maksudku, ubi kayu yang dibakar, bukan ubi yang terbuat dari kayu bakar. Hahaha.

  38. @all

    Met Natal,
    Met Thn Baru,
    Met Hari Sabtu!

    Wish you all a happy Xmas and a happy New Year/Hijrah.
    May this year bring us a new hope for a better life.

    Semoga kita semaking men-dewa-sa.
    Semoga uneg-uneg semakin tiada.
    Semoga pengharapan jadi nyata.

    Kata Bung Haniifa:
    Mari kita awali dengan niat dan kemauan yang kuat.
    Semoga Allah melancarkan dan memudahkan usaha kita.
    Amin!

    Salam Damai!

    • How’s your mudik, brat?

    • Mudik ku plong Brat!
      Aku semakin tega ke hilir.
      Mudik sudah ku makan dgn baik.

      Tolah-toleh mudik sedang ku olah
      Menjadi oleh-oleh hilir heheh …!
      Ada ada aja!

      Salam Damai!

      • Kiranya terolah dengan bahan bahan dan campuran/adonan terbaik, brat.
        Biar Yang meng-oleh dan yang di oleh-kan, terpenuhi keinginan lintas mata terlinganya.
        “Sahalak paturehon hite, sude halak marhitehonsa”

        salam olah

      • @hh

        Lae! Apaan tuh,
        “Sahalak paturehon hite,
        Sude halak marhitehonsa”

        Salam Ematutu!

      • Maaf kang, kalimat itu tercampur di sini, seharusnya ke taman yang lain. Tetapi cocok juga kelihatannya, Akang yang olah, banyak orang yang ter-oleh, sesuai dengan artinya kalimat itu => seorang membuat titian, banyak orang (semua orang kalau mau) mempergunakannya.

        salam

      • Hohoho!

        Boleh-boleh juga tuh
        Oleh-oleh ku ada tiga
        Membangun satu titian

        Titian masa lalu ke masa depan
        Walah! Sok kali aku jadinya, Lae!
        Titian apa pun jadi lah kolo gitu.

        Semoga Titian!

  39. hehehehehe
    kangen dengan celotehnya bang..
    ditunggu oleh-olehnya ya..

    buat mas HH.. mas emang jagoan di blog “sebelah” salut buat mas HH….
    saya bangga punya sahabat sesabar mas dalam menghadapin semua debat.. luar biasa…

    • Di belah mana tuh, Joe?

      • pokoknya salut bang dengan Mas HH dech…

        buat abang.. ditunggu kesan di ranah mudiknya..

        kelihatannya seru dech..

        kalau ngikutin brat Lamb… susah! otaknya kenceng seperti “212 derajatnya” full pakai injection roket
        hehehehehe

      • Ya!
        Kurasa seru Joe!
        Spesial ada utk mu
        Tapi janji jangan marah, ya.

        Salam Damai!

  40. Pengalaman mudiknya mengesankan Maren ?

    • Plong banget, Brat!
      Aku lagi susun kesan
      Yg lebih jauh dari mudik

      Salam Damai!

  41. Hai Brat!
    Tahun baru, artikel baru.
    Harusnya.

    Tapi ya sudahlah…

    • Ojo kesusu n, Brat!
      Ntar belepotan oleh-hehenya.
      Sabar lah! Aku tak sekenceng mu.

      Salam Sabar!

  42. @all

    Terkait seri pikir lintas mata-telinga,
    Ada yg menarik di “Proud of being Typative”,
    Sebuah Apologi (Esensi-Frozen)

    Reponku sbb.:
    http://esensi.wordpress.com/2010/01/04/proud-of-being-typative-sebuah-apologi/#comment-3884

    Keren abis tulisanmu, Kang!
    Nangkis ‘set’ nendang juga.
    Lalu mlintir-rangkulan; Ehm!

    Yang ingin saya tanyakan—dan ini berhubungan dengan komentar pada screenshot di atas—adalah, apakah memang ada diskrepansi antara ujaran dengan tulisan?

    Menututku,
    Keknya nggak perlu ada diskrepansi antara ujaran dengan tulisan, karena keduanya bertujuan utk memproduksi gambar, koq. Tahapannya mungkin emang ada, yaitu omong dulu baru bisa tulis. Lebih penting dari diskrepansi itu, keknya ada pesan pentingmu, yaitu kita perlu selalu belajar, belajar membenarkan segalanya, agar kita bisa selalu bisa rerangkulan.

    Ttg “Ujaran dan Tulisan”
    Mirip dgn renunganku,
    Berpikir lintas mata telinga.

    Di situ ada,
    Semua kata ada gambar-nya,
    Semua gambar ada kata-nya.

    Tulisan itu dominan gambar dari hati.
    Ujaran itu dominan gambar dari otak

    Berujar kata sebaiknya bertatap mata
    Mbaca tulisan mungkin “tutup” telinga.
    Gitu kali mengenakannya!

    Sekali lagi yg penting,
    Kita perlu belajar,
    Membenarkan segalanya.

    Salam Damai Kang!

  43. Mata untuk melihat, telinga untuk mendengar, otak untuk memproses, hati untuk menilai hasil proses, apakah sama.

    hihihi….permainan kata-katamu bagus juga

    • Wah,
      Wedul!
      Selamat Kang!

      Akhinya kau datang juga.
      Setahun aku mengajakmu
      Terima kasih kunjungannya.

      Yah, di sini ada permainan kata. Kita adalah apa yg kita katakan, Kita tak bisa menjadi apa-apa bila tidak pernah berkata. Ecek-ecek pun tak apa lah, sing penting “katakan”.

      Pada mulanya adalah.
      Setelah itu baru kerja,
      Setelah itu baru jadi.

      Salam Damai!

  44. Selamat Tahun Baru 2010
    Hati Hati ARUS PERCEPATAN menimpa Nusantara
    Sahabat semuanya tahun 2009 sudah di belakang kita..
    DEMI MASA..
    DEMI WAKTU..
    WAL ASRI..
    semuanya sudah kita lalui bersama sama..
    Canda tawa riang Gembira Tangis suka duka nan pilu telah berlalu..
    semua telah kembali ke alam LAMUNAN TUHAN..
    Tahun 2010 akan datang Menyongsong kita semuanya..
    Tahun 2010 akan segera kita jalani setapak demi setapak..
    Semua itu masih menjadi RAHASIA TUHAN..
    Sesungguhnya Masa yang akan Datang Masih Berada dalam Sirr nya TUHAN..
    Bahkan Sirr/ubun ubun manusia selalu berada dalam Genggaman Tangan Tuhan
    Sesungguhnya Hidup Manusia berada dalam Genggaman Tangan Tuhan..
    Sahabat.. mari kita diam sejenak melamun di alam lamunan Tuhan..
    Membuka kembali perjalanan Tahun 2009 yang baru kita lalui bersama sama..
    Diam dalam tafakur perenungan diri yang dalam..
    Bukankah waktu yang lalu adalah guru untuk ESOK lebih baik
    Bukankah kita harus mengambil hikmah perjalanan kemarin demi perbaikan
    Sahabat Jangan Sia Siakan Waktu sebelum waktu berbalik melindas kita
    Mari kita benahi diri kita masing masing dan belajar serta terus belajar
    Menemukan Tujuan Hidup Manusia dalam Kesadaran Sepenuhnya
    Walau kemungkinan tahun 2010 akan berjalan dengan berat..
    Keadaan mungkin semakin tiada menentu dan semakin sulit saja
    Fenomena alam dan gejolaknya semakin kerap bertambah melanda
    Tapi biarlah semua itu menjadi pelajaran untuk ber SEGERA
    Segera melangkah membenahi diri.. diri lahir dan diri bathin..
    Membenahi Perjalanan Lahiriah dan Perjalanan Bathiniah yang terabaikan
    Ingat sahabatku semuanya sekali lagi bahwa dirimu meliputi lahir dan bathin
    Jika tiba Saat dan Waktunya maka diri lahir akan kembali kepada tanah
    Tetapi sekali lagi INGAT !!! karena diri Bathin akan bangkit melanjutkan perjalanan
    Diri Bathin akan menuai hasil apa yang selama ini kita tanam dan perjuangkan
    Menangis DARAHpun percuma saja jika kau lalai selama di sini
    Sahabat mulailah berfikir untuk menata kehidupan bathin kita masing masing
    Sebab ketahuilah kehidupan bathin adalah sebuah perjalanan spiritual panjang
    Diri Lahiriah melambangkan nilai manusia di hadapan manusia lainnya..
    Sedangkan Diri Bathiniah melambangkan Nilai Manusia dihadapan Tuhan..
    yayaya.. Sesungguhnya NILAI MANUSIA dihadapan ALLAH ada di sini..
    Sahabat biarlah tahun 2010 menjadi tahun kebangkitan bagi kita semua
    Tahun 2010 menjadi Momentum Bangkitnya Kesadaran dalam Diri
    Mari Sahabatku semuanya gapailah esok lebih baik dan lebih baik lagi
    Sekali lagi MELANGKAHLAH SEGERA.. jangan SIA SIA kan waktumu..
    Sebelum TERLAMBAT
    Selamat Tahun Baru 2010

  45. Selamat Tahun Baru
    Semangat Baru
    Menemukan Diri Sebenar Diri
    Meraih Kehidupan Sejati..

    😆 😆 😆 😆 😆

    RAIHLAH “JATI DIRI MANUSIA”.. untuk

    MENGEMBALIKAN JATI DIRI BANGSA INDONESIA

    Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabatku terchayaaaaaank

    I Love U fullllllllllllllllllllllllllllllll

  46. Hi!
    Selamat tahun baru Kang Boed!
    Ya, semoga semangat pun baru
    Menggali diri semakin seru hingga nemu “Jati diri”

    Salam Cinta!

  47. salam kenal aja ya 🙂

  48. oh ya saya sekarang komenya sudah tahun 2010.. he he heh e ni aja udah mau lebaran …:-)

    • Yes!
      Salam maya, Jab.
      Salam menjelang lebaran.

      Salam Damai!

  49. mendengar dan melihat memang adalah satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan baik itu peranannya dalam fungsi yang diciptakan serta hasil dari perpaduan keduanya. 😀

    • Yes Max! Ada satu lagi yg tak terpisah..
      Mendengar, melihat dan mengunyah.
      Demi aktivasi roh, jiwa dan tubuh.

      Makanan roh bersifat gas
      Pencerna utamanya telinga.
      Proses selanjutnya di dlm hati.

      Makanan jiwa bersifat padat
      Pencerna utamanya mata
      Kalkulasi selanjutnya otak

      Makanan tubuh bersifat cair
      Pencerna utamanya mulut
      Proses selanjutnya perut.

      Salam Damai!

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s