Ada tiga cermin kemaluan!

Dari hasil dikusi di sini:
Maren Kitatau Says: 19 Juni 2009 at 18:13
@Sumego
Aku sedang menumbuhkan keyakinan sederhana:  Ada tiga kemaluan yang harus punya cermin, terakhir adalah cermin kemaluan rohani. Lalu,  Apakah mimpi hanya bunga-bungaan? Apakah mimpi tak dapat diandalkan? Utk cermin itu maksudku.

Hayati ini:
BILA TIDUR ADALAH GAMBARAN MATI
DAN MATI ADALAH GAMBARAN KIAMAT
TIDURLAH DLM GAMBAR MENJADI RAHMAT

Jadi, jangan mati dulu sebelum jadi!
Hayati dulu “rahmat lil alamin” itu apaan.
Hayati lah selama hayat dikandung badan.

Cermin tubuh itu gancil;
Kaca memantulkan bayangan tubuhku.
Tubuh kuputer-puter di mata kuakalin.
Dipantaskan sejauh penampilah umum,
Sebatas std apik awet muda dan segar.
Pitak masih keliatan tak apa lah.

Cermin jiwa pun telah rada gampang;
Orang ngomongin kepantasan jiwaku.
Omongan berkumandang ke telinga dipikirkan,
Dipikir menjauhi kesan serakah dan sombong.
Dipikir sebatas pandai, bijak, cerdik dan tulus.
Salah omong dikit dimaklumkan lah.

Cermin roh seharusnya gamblang juga;
Mimpi memancarkan rohaniku selenglengkapnya.
Tayangan pribadi langsung ke pikiran direnungkan.
Dioper ke dalam hati didialogkan tertiga secara pribadi.
Sebatas apa yang seharusnya batas resonansi kebenaran.
Dosa yg rahasia pun penghambat vibrasi cinta terkoreksi.

Mimpi itu tak mungkin tak berguna.
Seperti bernafas tak terhindarkan.
Siapa yang meng-ON-kan mimpi?

Dalam mimpi tergambar wajah nyata.
Dalam mimpi terdengar kata serasa.
Dalam mimpi segala indra memberi data.

Dalam mimpi data hati dan pikiran dipaparkan.
Dalam mimpi segala yg tersembunyi dibeberkan.
Mungkinkah mimpi masih tak berguna juga?

Mimpi itu bukan bohong-bohongan.
Mimpi bagiku bukan bunga-bungaan.
Mimpi adalah refleksi yg lalu kemudian.

Lih: Bayi mimpi apa!

Bila opiniku itu benar,
Perbaikilah isi hati dan pikiran,
Perbaiki dgn kerja keras dan berbagi,
Agar rohani kita bisa pantas menjadi, gituloh!


Hayati yang bulao-lintuh-dengdek ini,
BILA TIDUR ADALAH GAMBARAN MATI,
DAN MATI ADALAH GAMBARAN KIAMAT,
TIDURLAH DLM GAMBAR MENJADI RAHMAT.


Jadi sakali lagi,
Jangan mati dulu sebelum jadi.
Apa khalifah jadi ada di muka Bumi?
Hayati dulu “rahmat lil alamin” itu apaan.

Kerja keras akan mendorong mimpi kedepan.
Kerja asalan akan menariknya ke belakang,
Di-Replay … gitulohi, Kang HA!

Enakan mimpi maju apa mundur, ya Kang?
Mimpi mundur bagai di udag ajing slow motion,
Mimpi maju bagai terbang tinggi mendarat di awan. 

Salam Pikir Tiga!

Iklan

162 Tanggapan

  1. pertamaaaaxxxxxxxzzzzzzz

    • keduaaaaxxxxxzzzzzzz
      alamatnya mas Sumego
      http://sumego.wordpress.com/

      Waaakaakakakak

      • hehehe.. saya dengar ada orang tidur mimpi dia tidur dalam tidurnya dia mimpi lagi tidur berulang sampai tujuh kali bagaimana itu mas Maren
        Salam Sayang

      • @KangBoed

        Wualah walah!
        Selapis aja belum faham apa pun,
        Boro-boro tujh lapis mimpi, Kang.

        Mimpi selapis ada dikit kusimpulkan di sini:
        https://tertiga.wordpress.com/2009/04/27/inspirasi-sasie-kirana/#comment-236
        Calon mimpi mungkin yg seperti dari ngantuk:
        https://tertiga.wordpress.com/2009/04/27/inspirasi-sasie-kirana/#comment-240

        Aku , mungkin mayoritas kita, pernah bisa mimpi dua lapis.
        Lapis ke dua biasanya menyedihkan atau membahagiaan.
        Laps ke satu biasanya berharap cemas di saat akhir mimpi.

        Katanya lapis pertama:
        “Ini mimpi … apa … bukan!”, atau
        “Wah, sesesemoga ini hanya mimpi!”, atau
        “Waaah, sesesemoga ini bukan mimpi!”

        Baru gitu doang, Kang!

        Mimpimu gimana!
        Ceritain dong dua aja,
        Tersedih dan terbahagia.

        Terima kasih sebelumnya!

        Salam Damai!

      • tanya mas Mego saja.. dia dah mencapai tiga lapis mimpi..
        1. mimpi dia tidur dalam tidur di mimpinya dia sedang tidur.. dan sedang mimpi lagi tentang tidur..
        dan ada seorang sahabat yang sudah menguasai 7 lapis tidur dan 7 lapis mimpi
        Salam Sayang

    • satu = 1

      • dua = 2
        sepasang

      • tertiga = 3 dimensi

    • Horeeeeeeeeeeeee…..

      Saya adiknya pertamaaaaaxxxxx

      I Love You….

      🙂

      • I love your bird,
        I love adik KangBoed,
        I love you too!

        Salam Damai!

  2. Pagi pak Maren, wah.., lama nggak kemari

    jika kita sering memperhatikan mimpi, maka mimpi akan sering mendatangi kita

    Ra sering mencatat mimpi sambil mata masih tetap terpejam, maksud Ra biar nggak lupa saat bangun, tapi pas bangun Ra nggak bisa baca tulisan Ra sendiri, kayak cakar ayam 😀 ,nggak bisa dibaca 😀

    • Selamat sore, Ra! Semoga telah seger lagi!
      Lama tak tampak, tentu karena ada yg utama.
      Setiap waktu ada keutamaan, dahulukan yg utama.

      Kau telah sejuh itu berusaha merekam mimpi; Hebat!
      Aku pernah direkam ketika ngigau, tak juga jelas artinya.
      Kalau kau misa menuliskan cakar ayam kali bisa merekam baik.

      Dunia elektronik mungkin bisa membantumu mengoleksi mimpi.
      Dunia maya sangat cocok juga untuk menumbuhkan rohani kita,
      Kita tak melulu dicekokin apa definisi dosa-pahala, surga-neraka.

      Salam Maya Ra!

  3. soaring like an eagle 😀

    • Yeah!
      Let us see something eaglely.
      Everything is beautiful as I see.
      In Peace!

  4. Yang kutahu mimpiku masih black and white.
    Belum seperti mimpi Bung Maren yang colorful, bersudut runcing dan terlapis lingkaran.

    Banyak mimpiku yang hanya jadi kembang tidur.
    Sungguh tak berguna saat terbangun.
    Tapi pernah juga bermimpi mengerjakan rumus integral.
    Dan pada waktu terbangun solusi sudah muncul.
    Jadi kesimpulannya mimpi tidak selalu bermanfaat.
    Walaupun terkadang ada yang memberi manfaat.

    Ada hal bermanfaat, ada hal yang tidak bermanfaat.
    Bukankah kejadian ini selalu kita alami setiap hari?
    Kadang kita bermanfaat untuk orang lain.
    Kadang kita nyebelin bagi orang lain.
    Sebetulnya semua sih ga ada masalah.
    Positif dan negatif harus saling mengisi jagat raya ini.
    Kehilangan satu sisi akan menimbulkan ketidakseimbangan.
    Pernahkah merasakan ketidakseimbangan?
    Ya kaya orang gila atau orang kliyengan gitu loh!

    Soal cermin?
    Ah, saya ngga suka bercermin.
    Soalnya entar jadi berbangga diri (hihihi… belagu).
    Saya lebih suka introspeksi dengan merenung.
    Cerminnya mungkin lebih tepat disebut cermin imajiner.
    Berimajinasi dan berilusi dengan cermin imajiner.
    Itu sangat mengasyikkan.
    Sudah pernahkah mencoba?
    Cobalah… cobalah….

    Salam Persahabatan.

    • Waaaaaaah my brathaaaaarrrrr.. sekarang anti ke tempat saya ada apakah gerangan dikau sayang
      Salam Sayang

      • Widiiiiw,

        Bukannya anti koq my brat sayang.
        Saya cuman minder aja kalau masuk blognya KangBoed. Sama rasanya seperti orang awam yang masuk ke saresehan para selebritis. Misalnya nekad dateng juga, paling-paling cuman berani nyempil di sudut rumah.

        Lagian komennya udah buanyak banget. Satu posting 200 komen. Kebanyakan sih komen standard, “salam kenal”. Jadinya ya saya mundur dulu. Kehilangan satu komen dari saya kan udah ngga ada artinya lagi. Betul ngga Kang?
        Yang penting hati tetap menyatu walaupun jarang komen. Bukan begitu Bung Maren?

        Salam Persahabatan.

      • Yayaya!
        Saling kunjung itu baik.
        Saling bingung itu buruk

        Salam Damai!

  5. KangBoeeeeeeed! Bung Lambang datang …
    Mana mimpi muuu yang dua aja.
    Yang sedih duluan deh!

    Sip lah!
    Kali-kali kita bisa niru Nabi Yusuf
    Tapi kudu ati-ati karna bisa jadi Fusuy,
    Tukang togel yg punya kitab cakar ayam.

    Salam Sayang!

    • Waaaakaakakak.. janganlah saya cerita tentang mimpi saya.. karena saya tiada pernah bermimpi.. tapi dulu sering dibawa dalam perjalanan antara tidur dan bangun disitulah lama saya dipertunjukkan dan ditemui banyak hal yang kembali tidak bisa dikatakan disini
      Salam Sayang

      • Tidak pernah bermimpi?
        Ah! Melamun itu bahannya,
        Masa semuanya bantep?

        Salam Damai!

  6. Mas Maren kok jamnya sama semua ada apa dengan CINTA
    Salam Sayang

    • Wallah!
      Apa aku salah ngoprek, ya!
      Gimana cara memperbaikinya, Kang!
      Please ajarin aku!

      Salam!

  7. @Bung Lambang


    Mungkin kita udah sepakat,
    Bahwa cermin diri perlu tiga.
    Cermin ketiga masih coba-coba.

    Yang kutahu mimpiku masih black and white.
    Belum seperti mimpi Bung Maren yang colorful,
    bersudut runcing dan terlapis lingkaran.


    Hehehe!

    Padahal TV hitam-putih nggak kita liat lagi, ya.
    Konon mimpi orang modern banyak yg berwarna
    Anakku JC mengenali bajunya ketika dia bermimpi.

    Banyak mimpiku yang hanya jadi kembang tidur.
    Sungguh tak berguna saat terbangun.
    Tapi pernah juga bermimpi mengerjakan rumus integral.
    Dan pada waktu terbangun solusi sudah muncul.
    Jadi kesimpulannya mimpi tidak selalu bermanfaat.
    Walaupun terkadang ada yang memberi manfaat.


    Kupikir juga gitu,
    Mimpi itu tidak selalu mubajir,
    Terkadang bagai bung-bunga tidur.
    Pengaruh hidup yg kurang teratur, kali.

    Hal lain,
    Mungkin karna kita terbiasa mencari-cari yg instant.
    Kita belum tau apa saja fungsi mimpi itu, mungkin tidak satu.
    Satunya kucoba fungsikan sebagai cermin roh sekarang (the now).

    Ada hal bermanfaat, ada hal yang tidak bermanfaat.
    Bukankah kejadian ini selalu kita alami setiap hari?
    Kadang kita bermanfaat untuk orang lain.
    Kadang kita nyebelin bagi orang lain.
    Sebetulnya semua sih ga ada masalah.
    Positif dan negatif harus saling mengisi jagat raya ini.
    Kehilangan satu sisi akan menimbulkan ketidakseimbangan.
    Pernahkah merasakan ketidakseimbangan?
    Ya kaya orang gila atau orang kliyengan gitu loh!


    Itu seperti pikir dua menurutku.
    Harmoni keberadaan yg abadi.
    Aku sedang mencoba pikir tiga.

    Soal cermin?
    Ah, saya ngga suka bercermin.
    Soalnya entar jadi berbangga diri (hihihi… belagu).


    Bung Lambang ganteng, sih!
    Maksudku kita perlu tiga cermin.
    Gimana, Bung!

    Saya lebih suka introspeksi dengan merenung.
    Cerminnya mungkin lebih tepat disebut cermin imajiner.
    Berimajinasi dan berilusi dengan cermin imajiner.


    Cermin imajiner!
    Rasanya bila cermin itu kita tukangin,
    Maka keluarlah bayang yg diinginkan,
    Itu tidak pair lah!

    Itu sangat mengasyikkan.
    Sudah pernahkah mencoba?
    Cobalah… cobalah….
    Salam Persahabatan.


    Apa lagi cermin itu mengasyikkan.
    Berarti bayangannya sedap semua.
    Gimana tuh!

    Salam Sayang!

  8. Maksudku kita perlu tiga cermin.
    Gimana, Bung!

    Maksudnya Cermin Tubuh, Cermin Jiwa dan Cermin Roh gitu kan? Boleh-boleh aja koq. Mau lima juga boleh. Bebas, sesuai dengan imajinasi masing-masing.

    Cermin imajiner!
    Rasanya bila cermin itu kita tukangin,
    Maka keluarlah bayang yg diinginkan,
    Itu tidak pair lah!

    Nah itu dia, cermin harus ditukangin agar hasil sesuai dengan harapan. Jangan menyerah pada “takdir”. Padahal saya tidak percaya “takdir”. Yang ada adalah hukum sebab-akibat ilahi. Kalau ngga belajar jadi bego. Kalau males-malesan jadi gendut. Kalau ngga mau usaha jadi melarat. Murni sebab-akibat. Kelahiran bayi aja sekarang bisa diatur kapan maunya dengan caesar. Kematian juga bisa diatur. Mau mati setengah jam lagi? Tinggal masuk Hilton, terus loncat dari lantai paling atas, dijamin tewas dengan sukses. Lahir, jodoh, rejeki, mati semua bisa diatur. Terlalu mengecilkan peran Tuhan kalau semua urusan remeh temeh gitu harus diatur oleh-Nya. It will be done by default, by design, by God universal law. Merubah “takdir” ini termasuk nukangin cermin, butul ngga Bung Maren? Ada pandangan lain?

    Apa lagi cermin itu mengasyikkan.
    Berarti bayangannya sedap semua.
    Gimana tuh!

    Kadang belum tentu sedap juga. Kadang bayangannya ngga sesuai harapan. Cermin Tubuh buruk, Cermin Jiwa kurang bagus dan Cermin Roh kurang sreg. Jadi, ya terpaksa ditukangin lagi gitu. Gimana? Cocok? Atau kurang setuju?

    Mari kita lanjut diskusi dengan hati terbuka. Kalau ada yang marah-marah pintunya ditutup aja, atau saya yang pulang. Hidup ini gampang koq. Tuhan ingin agar semua umatnya bahagia.

    Salam Persahabatan.

  9. @Lambang

    Lambang – Juli 19, 2009 at 00:10
    Maksudnya Cermin Tubuh, Cermin Jiwa dan Cermin Roh gitu kan?

    Dlm artikel cermin itu ditujukan utk mendeteksi kemaluan mereka,
    Tak utk cari Ilmu KesadaranTtinggi secara langsung loh, Bung,
    Tapi utk “pengapikkan” gradual agar selalu “apik” tak sengaja.

    Boleh-boleh aja koq. Mau lima juga boleh.
    Bebas, sesuai dengan imajinasi masing-masing.

    Boleh-boleh aja, dan boleh lima?
    Dua cermin lagi utk apa dan berupa apaan?

    Nah itu dia, cermin harus ditukangin
    Agar hasil sesuai dengan harapan.

    Loh koq?
    Buruk muka cermin dibelah,
    Cantik rupa cermin dibelai?

    Jangan menyerah pada “takdir”.
    Padahal saya tidak percaya “takdir”.

    Sama!
    Kecuali pd tubuh dan roh!

    Yang ada adalah hukum sebab-akibat ilahi. Kalau ngga belajar jadi bego. Kalau males-malesan jadi gendut. Kalau ngga mau usaha jadi melarat. Murni sebab-akibat. Kelahiran bayi aja sekarang bisa diatur kapan maunya dengan caesar. Kematian juga bisa diatur. Mau mati setengah jam lagi? Tinggal masuk Hilton, terus loncat dari lantai paling atas, dijamin tewas dengan sukses. Lahir, jodoh, rejeki, mati semua bisa diatur. Terlalu mengecilkan peran Tuhan kalau semua urusan remeh temeh gitu harus diatur oleh-Nya. It will be done by default, by design, by God universal law. Merubah “takdir” ini termasuk nukangin cermin, butul ngga Bung Maren? Ada pandangan lain?

    Jiwa adalah kesempurnaan!
    Tubuh udah begitu takdirnya,
    Roh pun udah begitu takdirnya.
    Jiwa yg merdeka ini pro ke mana.

    Kadang belum tentu sedap juga.
    Kadang bayangannya ngga sesuai harapan.

    Yang diperbaiki bukan cerminnya dong, Bung!
    Bayangan itu menunjukkan apa adanya diri,
    Ya, diri lah yang diperbaiki dikit-dikit..

    Cermin Tubuh buruk,
    Cermin Jiwa kurang bagus
    dan Cermin Roh kurang sreg.
    Jadi, ya terpaksa ditukangin lagi gitu.
    Gimana? Cocok? Atau kurang setuju?

    Ah! Ya, itu tadi, aku tak setuju,
    Buruk muka cermin dibelah?
    Tak peir lah, Bung?
    Cakap rupa cermin dipuja?

    Mari kita lanjut diskusi dengan hati terbuka.
    Kalau ada yang marah-marah pintunya ditutup aja,
    atau saya yang pulang. Hidup ini gampang koq.
    Tuhan ingin agar semua umatnya bahagia.
    Salam Persahabatan.

    Coba Bung kutip langsung dari artikelnya,
    Cermin itu untuk kemaluan, kemaluan itu ada tiga,
    Mungkin diskusi kita lebih ngalir; Gimana Bung!

    Salam Persahabatan!

    • Loh koq?
      Buruk muka cermin dibelah,
      Cantik rupa cermin dibelai?

      Hehe… salah… cermin ditukangin itu maksudnya ya bayangannya yang ditukangin biar bagus gitu loh… lebih spesifik lagi sumber bayangannya yang ditukangin…

      Sama!
      Kecuali pd tubuh dan roh!

      Nah lho, jadi masih percaya pada “takdir” terhadap roh?

      Yang diperbaiki bukan cerminnya dong, Bung!
      Bayangan itu menunjukkan apa adanya diri,
      Ya, diri lah yang diperbaiki dikit-dikit..

      Ah! Ya, itu tadi, aku tak setuju,
      Buruk muka cermin dibelah?
      Tak peir lah, Bung?
      Cakap rupa cermin dipuja?

      Setuju, lihat penjelasan di atas itu.

      Coba Bung kutip langsung dari artikelnya,
      Cermin itu untuk kemaluan, kemaluan itu ada tiga,
      Mungkin diskusi kita lebih ngalir; Gimana Bung!

      Nah itu dia. Artikel ini rada unik dan multi persepsi. Makanya saya komen sesuai pemahaman saya saja.
      Anda cerita tentang mimpi, yang menurut saya datang tak diundang dan datang semaunya.
      Saya komen tentang imajinasi, yang datang sesuai undangan dan sesuai dengan kemauan.

      Mimpi dan imajinasi memang sejenis, tapi cara datangnya yang berbeda. Uncontrolled atau controlled.

      Gimana… gimana… udah sepaham kan?

      Salam Persahabatan.

  10. Hallo Maren, pa kabar???

  11. Daripada kamu protes terus, oke deh aku komentar beneran deh he he he. Komentar kok ya dipaksa. whaduh

    Aku bercermin pada pinggir telaga
    Kulihat bayangan matahari indah nian

    Ada kapal lewat …gubrak
    Rusaklah bayangan matahari tercinta

    Duh simelekete
    Panjullll…Panjul…
    Kau hancurkan matahariku…ratapku. –
    Tapi kapal itu berlalu.

    Angin senja menghapus riak gelombang
    Aku mendesah rak semangat
    Wow..wow matahari masih ada
    walaupun aku sudah tertunduk lelah

    Aku tahu matahari di atas telaga
    Ingin kutatap tapi tak tahan silaunya
    Yah biarlah kumenunduk saja
    Puas memandang bayang merah di pinggir riak

    —- Pusssh…capek juga ngarang puisi buat kamu. Dah sekarang mudah-mudahan kamu nggak kebanyakan protes lagi. Itu syair dari penyair sableng.

    • Heheh!
      Kali ini kau mampir benar.
      Dari kemarin maen ciluk-ba.
      Rupanya kau pingin matahari asli.

      Salam Kemon!

  12. Eh Kalo kamu mau main di blogku , ada di blogspot.

    • Wow!
      Sungguh aku belum ngerti jalannya.
      Plis berikan link-nya saja biar aku pigi sana.

      Salam!

      • Kutulis link di blogmu, bah pasti masuk spam. Entah kenapa wordpress agak sentimen sama blogku. Kamu cari saja di google dengan kata kunci lovepassword, di dunia ini biarpun ada lovepassword yang toko penjualan kondom, tapi masak kamu nggak tahu bedanya. Itu lho lovepassword yang diblogspot : lovepassword.blogspot.com.

        Salam

        Moga-moga saja kamu nggak kesasar ..Bah

      • Wah ternyata bener, kayaknya komentarku masuk spam karena ada linknya. Kamu cariin yah ?

      • Tanks!
        Nanti aku pigi sana menengoknya.

  13. Eh sorri daripada salah : Kamu itu laki-laki , perempuan atau hermaprodite ???

    • Banyak kali cengkunekmu love!
      Dunia maya tak perlu jenis kelamin,
      Buat apaan love?

      Salam!

      • Ah, ternyata gendermu masih meragukan.
        Jadi salah dong kalau saya manggil Bung?
        Jangan-jangan harus manggil Jeng!

        Dunia maya tetep perlu gender.
        Hanya untuk memudahkan awalan kata ganti.
        Tentu saja panggilan yang saling menghargai, bukan loe gue ente nyong nyet.

        Jadi ketawa sendiri baca slang cengkunek.
        Itu slang Jawa tapi namamu bukan nama Jawa!
        Ada simbiosis dengan Jawa?

      • Gini lho Saya ini bingung , kalo saya mau ngomong sama kamu enaknya ngomongnya gimana : Eh jeng , sampeyan badhe tindak pundi ? Atau mas…mas , kamu mau kemana? Atau gini :
        Ike mau bobok bo, ye mau kemane? Kalo jenis kelaminmu nggak jelas , kan rugi juga aku kalo mau ngirim bunga 😉

      • @lovep & Lamb

        Ini cengkunek ku:

        Kau tau nggak jelas kelaminku,
        Kau tau akan rugi kirim bunga,
        Ketauan lah kau bahwa,
        Aaku bukan pusara,
        Dan aku bukan betina,
        Heheh!.

        Gampangnya mereka-reka itu.
        Heheh!

        Tapi,
        Kalau kau lagi birahi, panggil saja aku Mar.
        Kalau kau lagi sayang , panggil aku Ren.
        Kalau kau dewa- sa panggil aku Kit.
        Kalau kau bingung panggil aku Tau,
        Panggilan tiga huruf pan asoy.
        Heheh!

        Banyak cara untuk mereka-reka,
        Dunia maya tempat latihan kita.
        Dunia nyata itu soal perut saja.

        Your specification is not needed.
        But the hight of your brain,
        And the depth of your heart.

        Cieh!
        Do you understand my english, Bung?
        (Bung Lambang tentu)

        Omong-omong id,
        Enakan disingkat aja
        1 suku max 3 karakter.

        Mis.:
        MK = Maren Kitatau
        LOP = lovepassword
        KB = KangBoed
        LAM = Lambang
        HH = hh doang (hantu-hantuan?)
        HA = HAMBA ALLAH
        AI = adi isa
        HAN = Haniifa
        DST = dan set

        Kan enak gitu loh ngetiknya.
        Jika kita dimaki pun nggak telak.
        LOP tak bisa-birahi lagi; Gimana!

        Salam Canda

    • wah,
      diminta petunjuk jalan ke blogspot, malah nanya gender. Blo_g_spot kali.

      • @hh : Kali..kali saja daku bisa kenalan sama cewek cakep kan lumayan…- Ihhhh…kamu itu jan kebanyakan protes.

      • Kali maslov baru turun bulan, hehe
        Kita org bilang bulan muda heheh.
        Apa pula artinya datang bulan, Bah!

        Salam Canda!

  14. Maren Kitatau Yth
    Mohon ijin share comment di sini, sebelumnya saya ucapkan beribu terimakasih.

    SELAMATKAN GENERASI BANGSA

    Salam karaharjan, salam tresno asih, teruntuk para pembaca, diskuser, para sanak kadhang ingkang dahat kinurmatan dan semua yang mampir di pondok ini.
    Dua hari ini saya benar2 berkabung dan sedih melihat nasib bangsa ini yg kian terpuruk oleh ulah sebagian orang berduit, aktor politik yg gelap nuraninya.
    Celakanya, org-org yg banyak belajar agama secara TEKSBOOK, ekonomi yang sangat menghimpit, namun kurang berbekal ilmu pengetahuan, SEHINGGA terlalu mudah dijebak oleh situasi yang menjebak diri, dan MUDAH dimanfaatkan oleh siapapun SI RAJA TEGA, ataupun oleh aktor politik yang oportunis dan egois.

    Agama tanpa ilmu pengetahuan yang luas, akan mudah diombang-ambing, lalu terpuruk & mudah dipermainkan oleh situasi politik kacau. Sebaliknya ilmu pengetahuan tanpa agama akan menjadi mesin penghancur peradaban dan alam semesta. Ilmu dan agama idealnya bersanding saling melengkapi dan mendukung. Dan selalu mencari sisi positifnya hubungan keduanya. Umat harus lebih membuka diri, karena norma agama mengatur tata moral dalam diri (inner world) untuk masing2 individu, alias pengendalian dari dalam diri. Karena agama sebagai WADAH NORMA (norma agama) agar tidak kacau (A=tidak, Gama=kacau) dalam kehidupan dunia yg serba DINAMIS.
    Agama ada untuk menata moral dan batin (dalam jagad kecil) agar selaras dengan hukum alam semesta. Agama juga TIDAK untuk menyerang dan mencelakai orang lain. Seharusnya agama menjadi berkah bagi alam.
    Sanksi norma agama berupa “dosa/neraka”. Berbeda dengan NORMA SOSIAL dan HUKUM. Walau norma sosial dan hukum banyak mendapat inspirasi dari norma religi, namun kedua norma tsb orientasinya diterapkan utk implementasi ke lingkup tata moral masyarakat dengan konsekuensi sanksi sosial dan sanksi hukum.

    MAKA DARI ITU SAYA PRIBADI MENGAJAK PARA PEMBACA YG BUDIMAN, PARA SANAK KADHANG, PARA RAWUH DAHAT KINURMATAN di pondok ini UNTUK TIDAK TERPANCING DAN TERPENGARUH OLEH TRAGEDI MARIOT II & RITZ. Biarlah di tingkat elit berkecamuk dan terjadi perpecahan, namun jangan sampai terjadi FRAGMENTASI di tingkat GRASS ROOT (masyarakat awam).
    Kita semua harus tetap harus SOLID menjalin kerukunan, ketentraman, dan kedamaian GENERASI bangsa. Semua itu tergantung pada diri kita masing-masing. Kita pertahankan tradisi BERSAMA dalam PERBEDAAN.

    Oleh sebab itu perlu dan sangat perlu kita semua meningkatkan kesadaran setinggi-tingginya, agar supaya KESADARAN KITA LEBIH TINGGI dari segala macam SITUASI BURUK yang barusaja melanda negeri. Sehingga kita tidak mudah terpancing emosi. Sebaliknya MENJADI MUDAH menganalisa dan MEMAHAMI apa SESUNGGUHNYA yg terjadi. Kita tidak meraba-raba lagi, kita tidak berspekulasi, dan kita tidak berprasangka buruk yg salah kaprah. Jika kita SALAH BERSIKAP, hanya akan menambah keadaan semakin runyam.

    PALING UTAMA adalah, kita tingkatkan sikap eling dan waspadha, apalagi memasuki siklus bulan AGUSTUS dan SEPTEMBER ‘09. Bila alam pun akhirnya menjadi murka lagi, semoga kita semua, bangsa ini, selalu diberikan keselamatan jiwa raga, dan mampu melewati masa-masa sulit saat ini dan di saat yang akan datang. Semoga kesadaran kita semakin tinggi, seiring waktu berjalan detik demi detik.

    salam hormat,
    salam karaharjan,
    salam asah asih asuh,
    salam sih katresnan
    selamatkan generasi bangsa
    Jayalah NKRI

  15. @SABDA
    Terima kasih!

    Mereka meniru kamikaze gaya Jepang kali, ya.
    Semoga cepat disadari bahwa cara itu sia-sia.
    Bravo NKRI!

    Salam Damai!

  16. Salam kenal 🙂
    Saya-mah OOT surOOT yg kayax ginianmah 🙂

    • @dedekusn

      Alon-alon, Sep!
      Itu pertanda baik jika kita deukdeugan,
      Dulu saat baru masuh ke SMP dari SD.

      Salam!

  17. kemaluan .. xixiixixix ..
    krain tadi kemaluan bnerann ..

  18. Maksudmu kelamin?
    Ahh!

    Menjadi gila juga kemaluan, koq.
    Lihat calon Bupati yg kalah Pilkada.
    Kesurupan pun kemaluan lah kan?
    Banyak kesurupan massal akhir2 ini.

    Salam Damai!

  19. Salam kenal! Thanx karena mengunjungi dan memberi komentar di blogku… and you are the first! Ha ha! memang blogku langka karena orang yang sepaham dengan aku juga langka…

    • Terima kasih, Bin!
      Walau kau tak memberi komen di blog ku ini.
      Lanjutkan pengembaraanmu dan sukses lah!

      Salam Kenal!

  20. u r welcomed! sukses 2 u too… saya udah baca beberapa artikel anda, sangat artistic dan original! pasti makin sukses…

    • Tanks, Bin!
      Your blog is very special to me.
      May God be glorify through you!

      Salam Damai!

  21. Boleh tanya tidak….?

    *Moga-moga boleh dong*

    Kenapa yang dibahas cinta melulu?

    Otak saya enggak nyampe nih…

    • Well! Fiet!
      Kita sedang mengimbangi atmosfir benci.
      Benci selalu menghasilkan bencana tragis.
      Cinta perlu terus hadir agar benci minggir.

      Salam Sayang!

      • dan, cermin diperlukan
        memastikan benci telah minggir
        biar cinta tak jadi kemaluan.
        Kitunya, kang mar?

      • Butul, Lae!

        Kata populer “Hajar Bleh” dlm diri
        Kudu di gantikan dgn suka, sayang, cinta.
        Itu menyehatkan rohani.

        Salam!

    • sudah terlalu banyak kebencian di muka bumi ini… biarkan cinta mengalir ke seluruh penjuru maya menenggelamkan kebencian…

      jangan pernah menangkap cinta dengan otak karena itu bukan tempatnya…

      gunakan kalbumu karena itulah rumahnya cinta…

  22. Wahhh…. judule hampir mirip soal KEMALUAN, jadi malu neehhh telat baca… :mrgreen:

    Salam hangat, Haniifa.

    • Ah! Si Akang teh sok resep ka nu kitu.
      Ka hidung deui-hideung deui, euy.
      Mari Kang kita kemon liat cermin!

      Salam Damai!

  23. terus sebarkan benih cinta dan kasih di muka bumi ini…

    • @itempoeti

      Terima cinta terima kasih!
      Mari pinggirkan benci ketengahkan cinta.
      Hanya dgn begitu kita bisa damai sentosa

      Salam Sayang!

  24. Whaduh kamu itu tiwas sudah kusediain pisang goreng ternyata belum nongol juga. Hik hik hik

    • Ooh! Well lah!
      Tapi tak usah goreng pisang mu utk nongol ku.
      Repot aku bawa tempe rebus pasangannya, hehe!
      Hari ini aku ke situ nengok-nengok, okeh!

      Salam!

  25. Hmm..
    Manusia sudah selayaknya selalu bercermin..
    Untuk mengagumi ciptaan Tuhan..
    Sekaligus..
    Membersihkan dari debu2 jaman..
    Begitu ya mas.. 😀

  26. @Budi Hermanto

    Ya, betul Mas!
    Mengagumi ciptaan tentu mengagumi pencipta di ujungnya.
    Kata kuncin yg harus ada ialah suka, sayang dan cinta.
    Bila cinta ada di dlm maka cermin tak mutlak lagi lah.

    Mari melatih kata cinta!

    Kudemokan kata itu pd Istri,
    Ehh dia ngomel “kuno!” katanya!
    Walau kujelaskan dia tak mau hiraukan.
    Kukatakan lagi besok-besoknya, diketawain juga, “gombal!”
    Mungkin ada enam kali aku diketawain terus-terusan.
    Kali yg ketujuh saat yg tepat kukatakan padanya:
    “Ma! Aku kuno pada mu!”, ehh dia malah senyum.
    “Ma! Aku gombal pada mu!”, dia senyum juga.
    Sekarang kami tidak canggung berkata cinta.
    Ini suatu latihan menuju cipun tentunya.

    Salam Damai!

    • I gombal you too, Akang. Soo much.
      Hehehe.

    • Hehe!
      Tengkyu, Bro!

      Salam Kuno!

  27. Hi hi hi Maren, kamu itu benar-benar gombal kuno ternyata. ;). Kamu gombal padaku juga?

    • Namanya juga latihan!
      Kan kudu ecek-ecek dulu baru bisa beneran.
      Ke ke Bulan pun dgn kartun ecek-ecek mulanya.
      Kan?

      Salam Kuno!

  28. Hik hik hik, akhirnya dikau berkunjung juga ke Sarangku. Sip Markusip. Thankx marketeng keteng.

    • Blogmu bagus dan luas!
      Tolong marketingin cinta ku di blogmu.
      Resiko kesalahan opiniku kau tanggung lah.

      Terima gombal Love!

      • Tertawa aku,
        terbahak bahak, super LOL!
        marketeng marketing. Hahahahaaha.
        senang aku bacanya.

        Kang Maren,
        Saya juga sudah kesana,
        ke blognya kang Love,
        intelek.

      • Bah jika kau yang salah, aku yang nanggung ? Enak kali dikau…. 😉

      • @Love

        Ah kao!
        Takut kali kao!

        Bilang saza cintaku itu bergaransi.
        Gombal pun bisa serasa nasi,
        Asal pas ngomongnya, kan.

        Tarok alamat gubluk ku di situ,
        Mana tau ada yg malah linglung,
        Menaruh gombal jadi kerudung!

        Salam Tempel!
        Sip lah!

  29. @hh : Kamu ternyata sudah ngintip juga? Astaga…? Dan kamu diem-dieman saja . Bah pendiam kali dikau

    • Begitulah kadang kalau ketemu dengan orang hebat seperti akang Love. Rasa salutku yang membuat aku jadi diam dan pendiam.

      salam diam diam.

      • Bah bisa pusing aku kalo banyak yang merayu aku hari ini. hi hi hi. Kamu itu jan..jan pasti laku kalo membuka kursus merayu . 😉

        SALAM Rayu Mendayu

  30. Anda menyampaikan salam Rayu Mendayu,
    Itu berarti anda sedang merayu?

    • Merayu entutt mu kui…. 😛

      #Maaf @mas Lovepassword sedang berhalangan koment#

      • Ha!
        Kang Haniif!
        Selamat siang, Kang!

      • Selamat siang kembali….

        Mana post barunya, mau belajar puisi dikit-dikit di sini.

      • Ntar deh, Kang!
        Aku sedang mikir artikel:
        “Ada tiga penghargaan”
        Konsekwensi perbuatan.
        Komenin, yah!

        Salam

    • Si Love itu jago merayu,
      Kuliat blognya, wangi bangat.
      Banyak kembang-kembang dari fan-fannya.
      Loh!

      • lantas(lah) pusing dia

      • Pusing karena kebanyakan bonus dari boss dan kata ceweq-ceweq saiyah imut-imut.

        hh = hitut hideung
        #translate :
        kalau hh kentut maka ruangan jadi gelap gulita karange hideung = gas knalpot buang solar :mrgreen:

        #Autoanswer, a/n Lovepassword#

      • #Autotranslate:
        hh = hitut hideung
        Knalpot := kenali gas buang sampean
        buang solar = ada buktinya/ bubuk ta? :mrgreen:

      • Bah kamu juga membuat desas desus. hik hik hik.

  31. h dalam haniifa, apa itu juragan?
    jangan bilang hitut ya?
    hamzah, okelah.

  32. Kang HaniiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiFh,
    Korban paliiiiiiiiiiiiiiiiiiiiDh,
    Palid na kaaaaaaaaAh,
    SuralayaaaaaaaaaaAh.

    Ya!
    Di Suralaya!
    Ada pembangkit litrik tenaga uap.
    Bahan bakarnya batu-bara nu hideung tea!

    Hideung deui-hideung deuiiiiiiiiiI
    Eta cai kolomberannnnnnnnnnN
    Kemon Kang! Jogedh bercermin!

    Salam Sayang!

    • Jogedh bercermin!
      ___________________
      Kahade ahhh.. kalau lagi telanjang jangan bercermin… nanti kemaluan… ehhh maksudnya… memaluken… :mrgreen:

  33. Waduuuuuh.. isinya jadi begono yaaaaaaa.. hahaha..
    Salam Sayang

    • Well lah!
      Jadi rada buraong kitunya, Kang!
      Mungkin udah pd jenuh bercermin.
      atawa udah pada ganteng sadayana.

      Well!
      Aku harus bikin artikel baru nih.
      “Don’t go away, I will be right back”

      Artinya:
      Jangan pigi jauh-jauh,
      Aku akan menjadi bek kanan!

      Salam Hahaha!

      • Bek kiri,
        Apa, kang Maren?

      • If you go around,
        You will be left behind.

        Arinya:
        Jika kau keliaran,
        Kau akan menjadi kiri belakang!

        Salam Hehehe!

  34. Bah Maren..Maren emangnya blogku toko parfum, pake wangi barang. Bah gimana caranya coba kau cium blogku..hi hi hi.

    @RM Haniifa PG : bonus dari bos dan cewek-cewek ? Enak kali daku bah. Hik hik hik. Kamu itu jan..jan senengnya membuat gosip buatku. Aku jadi malu. hik hik hik.
    Sudah makan Pak Guru? Makannya pake soto apa pake bakso ???

    • Nggak usah dicium atuh.
      Dicium mah bisa bersin,
      Dan kasihan org pilek.

      Direka-reka aja lah!
      Kembang warna-warni,
      Biasa utk sajen wangi, hehe!

      Salam Damai!

  35. Dari pada pusing kan juga bisa dipikirken cerita tiga tikus buta, cerita trio kwek kwek sama trio macan. Atau AB Three mungkin. Atau Trio Libels juga bisa. Pokoknya bisa deh. Kamu top kan ?

    • Yaaah!
      Gitu aja pusing!
      Hatimu kan lapangan!
      Tong setan tak pusing!
      Mungkin karena latihan kali, ya!

      Salam Damai!

  36. waduh puisinya pakai bahasa filsafat…keren euy….thanks ya

    • Sebenarnya aku bukan bikin puisi.
      Aku sedang mencobakan pikir tiga,
      Agar aku mudah melngenali segalanya.

      Tanks for comming!

      • Hallo MK!

        Jadi itu bukan puisi!
        Saya pikir itu puisi!
        Karena ada kelompok kata
        Tiap tiga baris atau tiap lima baris

        Jadi itu pikir tiga
        Pikirannya ada tiga
        Atau ada tiga yang dipikirkan
        Embuh-lah, masih belum jelas juga koq

        *komen ini bukan puisi juga lho, walaupun kalimatnya dikelompokkan empat-empat*

        Tapi tampak seperti puisi juga ya
        Jangan terpaku pada apa yang tampak
        Terpakulah pada apa yang tersirat
        Sesuai dengan imajinasi masing-masing

        *ah, embuh-lah*

      • Ya!
        Jangan terpaku jangan terikat.
        Kata itu hidup dan bertumbuh.
        Itu terpaksa, bukan harus.

        Salam Damai!

  37. Ada Tiga Jalan!
    Ada Tiga Aliran!
    Ada Tiga Kitab!
    Ada Tiga Pertigaan!
    Ada Tiga Enerji!
    Ada Tiga Imajinasi!
    Ada Tiga Ratusan!
    Ada Tiga Kemaluan Berkaca!
    Ada Cinta Bertiga!
    Ada Tiga Gerbong!

    *ugh…. lagi iseng nyariin judul posting baru buat MK*

    • Ha!
      Dari mana aja, Bung!
      Kecariaan komenmu aku,
      Isengmu menarik hati, bagai mulai suka.

      Salam Persahabatan!

  38. Hik Hik Hik Maren tuh sudah kubuatken puisi soal lele dumbo buat kamu. Intip saja blogku

    • Mule deh mule
      Lu mule bermain lele
      Licin-licin dan berpatil
      Kumisnya empat hele
      Janggutnya empat hele
      He he he he he!
      Ntar ku mampir!!

  39. Kembali ke laptoooop…….

    Mimpi yang memiliki kuasa adalah visi didalam lubuk yang berbicara kepada jiwa. Itulah sebabnya mengapa kita dilahirkan. Itulah yang memberikan bakat dan talenta kita dan memberikan inspirasi terbaik.Impian mengobarkan perasaan kita tentang hidup, dan tidak bisa dipisahkan dari tujuan hidup.

    Selamat hari minggu dan salam sejahtera,

    • Sayang,
      Belum banyak yg peduli laptop,
      Lebih banyak yg suka Left Top.
      Padahal nggak ada bek kiri atas.

      Takns responnya!
      Akan kurenungkan mimpiku,
      Kuterjemahkan sebisaku.

      Salam Damai!

  40. Ah kao!
    Takut kali kao!

    Bilang saza cintaku itu bergaransi.
    Gombal pun bisa serasa nasi,
    Asal pas ngomongnya, kan.

    Tarok alamat gubluk ku di situ,
    Mana tau ada yg malah linglung,
    Menaruh gombal jadi kerudung!

    Salam Tempel!
    Sip lah!

    =====> OK deh gubuk derita kao kumasukkan salam tempel. Semakin rajin kau ceriwis gubuk kau naik ke atas. Semakin pendiam dikau gubuk kau turun ke paling dasar. Kau bisa intip di AYo siapa yang nggak pernah posting. Hik hik hik

    SALAM TEMPEL

    • @Raden Mas Haniifa…. terkekeh-kekeh

      keh.keh.keh…

      harap diusapken keperut 3x sehari sebelum tidur … :mrgreen:

    • Hakh!

      Gublukku bisa naik-turun, idup ya!
      Naik pake ceriwis malu lah aku … betina.
      Naik pake pitam malu juga aku … carok.

      Bisa nggak naik pake karakter,
      Dan numerik lah maksudku.
      Kau kan programer, bisa lah!

      Salam Damai!

  41. Kunjunganku ini,
    adalah serangkai ucap,
    dari seorang sahabat, yang tak pernah mengenal
    Mengatakan apa yang harus dikatakan

    Blog PIKIR TIGA sudah tertaut di blog RAWAPADA
    Karena konon persahabatan itu tidak dibuat,
    ia bertumbuh, tidak direkayasa
    ia lahir alami dan biarlah terus alami

    Itulah persahabatan
    Tanpa Ritus
    Tanpa Kultus

    Salam Sejahtera,

    • Yes! Persahabatan tak bisa ditukang-tukangin.
      Dia datang dari kesamaan visi dan empati.
      Dan terimakasih atas penautan blog ku.

      Salam Damai!

  42. Bah Maren, banyak kali permintaan kao, bisa tekor aku orang bah.

    Gubuk kao naek turun itu dolanan blogspot. Itu standard bah. Begicu kalo baru posting, langsung gubuk kao nangkring paling atas jadi semua temenku tahu ada makhluk hidup barusan posting.

    Siapa bilang aku ini programmer? Hik hik hik, bah sudah bergosip pula dikau, aku itu cuma membuat program buat iseng-iseng sam ngisengin orang , hik hik hik.

    Sudahlah, seperti kata kao, terlalu ceriwis bisa berabe ntar beneran kau dikira betina. Hush. Makanya nggak usah kebanyakan proteslah dikau orang – YUP YUP sajalah.

    Tuh guru TKku RM Haniifa PG sampai terkekeh geli sambil memegangi perutnya. Dia itu pasti kekenyangan habis ngembat singkong rebusku. hik hik hik.

    @RM Haniifa PG : Hik hik hik. Sing diusapken niku punopo eyang guru ???

    • Lha kui, cah iki kan nduwe hermia… usapken minyak keletik 3x… lantas dijemur pagi hari 2.5 jam… pasti “burungnya” manu-manuan koyo mbako eunak.

      • Hua.ha.ha
        Lali aku, Oom Maren ini nggak nduwe kemaluan… wong jenis kamalin.. .eh salah ketek.. kalamin nyah nggak jelas.

        @Maren kaki tiga
        yo weis… pelor “itu mu” ajah yang kamu usap-usapken sambil dijemur tepat jam 12 siang… kalau bisa pakai minyak jelantah bekas ikan asin… 😀

      • Jaminan 1000% mengkilat :mrgreen:

    • Tanks penjelasannya!

      • Tanks penjelasannya? Kali ini dikau pendiam amat maren?

  43. Bah hi hi hi, apa untungnya punya pelor mengkilat. Hik hik hik Toh nggak ada yang berani dipamerin ? Hik hik hik. Pelor Pelor… Pelor rebus Pelor asin Pelor mata sapi.

    Bagaimana bila kubuat puisi saja : Gigitlah pelor dengan cintamu. Waduh…Hik hik hik

    • @Mas Maren
      Aku nggak komen apa-apa lho…..
      Kalaupun tinggal pelor doang, setidaknya setelah mengkilap sampean tempelin pisang goreng

      Hua.ha.ha.

    • Wah! Cerminku retak!

      • Hik Hik hik, untungnya aku tak punya cermin. Paling-paling bercermin di kubangan sehingga nggak pernah bermasalah sama cermin. Kalo retak toh masih bisa dipake bercermin , Ngirit sedikitlah dikau Maren.

        Ada cermin retak, disolasi enam kali.
        Yah tetap saja retak.
        Tapi perduli setan
        Toh masih bisa dipake mengintip
        Tiga bintik jerawat di wajah imutku.

  44. Hssssst ono bocah cilik tangi, acara 17 tahun ke atas mengko wae. Hik hik hik. Jan jan. Pak Guru, Piye ceritane mau kok iso tekan pelor barang ? AKu jadi geli-geli bingung.

    Bah kalian berdua ini kadang-kadang membuatku bingung. Aku sing gendeng opo aku sing rak mudengan sih ? Ha ha ha. Jan Jan….Ketoke mesti gara-gara do kakeyan mangan sambel goreng rempela ki. Mendingan aku nonton sik, hi hi hi.

    • Yes!
      Nonto dulu lah,
      Itu lebih baik kurasa,
      Dari pada cermiku pecah sia-sia?

      Salam Sayang!

  45. Bah Maren, kau patah hati padaku rupanya ? Hi hi hi.
    So Sweat…Aku paling sulit menolak cinta. Hik hik hik

    Mari kita bicara dengan bahasa cinta : Apa yang salah pada diri kita ?

    Aku ini manusia biasa yang cuma bisa meraba-raba, siapa yang tahu hati dan pikiran manusia bukan? Karena itu kucoba kupakai imajinasiku.

    Kau katakan cinta, dan istrimu bilang gombal
    Kau katakan aku gombal padamu dan istrimu tertawa
    Gombal itu cinta katamu.

    Tetapi di dunia ini Maren, berapa banyak yang tahu bahasa gombal kau dan istrimu.
    Aku tahu, engkau tahu tetapi berapa banyak manusia yang tahu bahasa gaulmu? Hik hik hik.

    Mari kita semua bercermin bahkan andaikata cerminmu telah pecah berkeping. Toko bangunan toh masih buka esok pagi.

    Kalo kau begicu pelit toh kita juga masih bisa bercermin di selokan. Hik hik hik. Bahkan palu yang paling keras pun tidak bisa memecahkan air telaga. See you Maren.

    Impikan aku dalam mimpi indahmu. Hi hi hi.

    SALAM

  46. Tanks love!
    Satu cermin telah kau tukar!

    • Kadang aku juga bingung dengan bahasamu. Bah. Apa maksudmu telah kutukar ? Kutukar cermin atau kutukar klepon atau kutukar onde-onde ? Bah bisa pecah kepalaku hari ini.

      Mudah-mudahan kau juga mudeng dengan puisiku kali ini. Kalo tidak : Yah di lain waktu atau di lain hari. Tetapi Maren, yah itulah hidup bukan ??? Hi hi hi. ( Kalo kao lagi sensi bahkan hi hi hi yang ini juga bisa jadi masalah, padahal sejak dulu sampai sekarang juga aku sudah pake hi hi hi).

      OK deh, mari kita belajar dengan hati. Marilah kita mencintai dengan hati – Tapi selain hati juga perlu hati-hati. HUSH.

      Sebab apa yang keluar dari bibir kadang yah nggak nyambung dengan hati. Hik hik hik. Bahkan nggak nyambung juga dengan hati teman-teman yang lain. Yah memang bisa bikin patah hati. Hi hi hi.

      Sebagai laki-laki kau boleh saja menangis.
      Tetapi kalo kau menangis karena aku.
      Bah ….? mendingan kuceburkan saja kau ke laut sana
      Biar kepalamu dingin sejenak melihat karang-karang dan ikan. Sumpeh…emangnya gw cowok apaan ??? Whaduh. …mampus aku.

      Aku
      Kalo sampai waktuku
      …….
      aku ini binatang jalang
      dari kumpulannya terbuang
      …….
      Biar peluru menembus kulitku
      aku tetap meradang
      menerjang

      Luka dan bisa kubawa berlari- Berlari
      Hingga hilang pedih perih.
      …..

      Bercermin itu baik tetapi kalo cermin kita mudah pecah, bolehlah jika sekali-kali kita mengaca di air kali. Hi hi hi.

      Aku ini gagak liar Maren, aku ini serigala. Kata Chairil Anwar aku ini binatang jalang. Hik hik hik tetapi bagaimanapun tidak kepada sembarang orang aku mau berkelahi. Kau jelas tidak masuk hitunganku – he he he karena yah karena kau orang baik bukan ???? Katakan saja Iya. 😉

      Bah beneran pusing aku hari ini. DUHHH…

      See you Maren…Kitatau
      GBU

      • Tanks again love!

        Tenang!
        Aku punya tiga cermin,
        Satu cermin retak kena pelor telor,
        Kau tuker dgn comberan tahan palu.
        Eh, bener juga … Kenapa kau pusing, bro!
        Toh yang retak itu hanya cermin kelamin.

        Sorry lah kalau kau jadi pusing dgn kata ku.
        Sulit sih kita merawat lidah tak bertulang,
        Tak bertulang tapi sering terkilir, hehe!
        Apa bisa juga lidah terkilir diminyakin?

        Salam Damai!
        GBU

  47. Memangnya selain di kelamin kau pasang cermin di mana saja ihhh. Ha ha ha.

    Bah memang susah aku mbayanginnya. Hik hik hik. Sudahlah lama-lama bisa bingung beneran aku.

    Tak bertulang tapi sering terkilir, hehe!
    Apa bisa juga lidah terkilir diminyakin? ===> Kaki terkilir saja aku tak tahu obatnya apalagi lidah. BAH…Emangnya aku dukun pijat? Hik hik hik. Tapi di dunia ini ada banyak lidah yang terkilir, tetapi toh hanya sedikit yang berusaha mencari obatnya.

    Katakan saja pada Pelangi : Dalam hening malam tak kulihat dirimu, tetapi yah kutahu besar pangapuramu. Hik hik hik.

    Sudahlah , aku ngantuk lama-lama, entar bisa nggak bisa bangun besok aku. See you Maren, –

    Eh agar kau tidak kedengaran cuma kebesaran gaya : Kau ingatlah teorimu sendiri segala macam cikar, cikal dan cipun. Kalo kau nggak bisa yah Ternyata Gayamu saja yang besar . Ha ha ha.

    SALAM

    See You

    • Ke Bulan pun di mulai dari ecek-ecek, kan?
      Begitu juga cinta kita dimulai dari gombal.
      Sing penting kita udah tau arahnya lah

      Ok deh!
      Selamat tidur
      Dan bercermin.

      Salam Sayang!

  48. Mana artikel barunya?
    Kok belum ada?
    🙄

  49. Dia itu lagi tidur, Tuan Putri. Ren Maren kamu dicari Tuan Putri tuh

  50. Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabatku tersayang

    I Love U fuuuuuuulllllllllllllllllllll

  51. Ada pernyataan jujur,
    Menurutku puitis juga:
    Nih dia Fietria pd Juli 22,

    Kenapa yang dibahas cinta melulu?
    Otak saya enggak nyampe nih…

    Hehe … Nggak nyampe.
    Mungkin otak hanya utk atik.
    Aku sepandang dgn Kang itempoeti.

    jangan pernah menangkap cinta dengan otak karena itu bukan tempatnya…
    gunakan kalbumu karena itulah rumahnya cinta…
    itempoeti – Juli 25, 2009 at 17:21 e

    Setuju Kang!
    Cinta yg dimaksud adalah cinta,
    Bukan sayang bukan pula suka, kan?

    Salam Cinta Full!

    • hahahahaha……..Full!

      • phulll juga

  52. Trims sudah bekunjung mas maren.. 🙂

    • sama sama.. mas Marennya sibuk mulu

  53. Udah bangun Tiga Putaran Bro?
    Nyenyakkah tidur yang keMaren?
    Sama-sama udah kitaTahu-lah…
    Kau emang naksir sama si Love! (aem sori Love!)

    • Hehe Bung Lambang,
      Bodyku didulang-dulang,
      Pantesan LOP tercengang.

      Salam Persahabatan!

      • 🙄 hehehehehehe 😆

    • Bagaiamana rasanya ditaksir, Love?

      • Memangnya ditaksir ada rasanya yah?
        🙂

      • rasa silverqueen kali, bro. hahahahah.

        Kalau saja ada yang naksir aku, setengah dari kerajaanku akan kuberikan padanya. Cuma, gak punya kerajaan sih.

  54. @lambang : Hi Hi hi kata2mu memang penuh lambang. Bikin aku bingung dan tercengang. 🙂

  55. Selamat pagi.

    wah, jadi minder buat berkomen.
    komen2 yang lain pada bagus2. Saia numpang menyimak saja.

    salam damai…

  56. Tiada bosan bosannya mengajak sahabatku untuk melangkah….

    “Demi Masa sesungguhnya manusia itu merugi”

    Sebab tiadalah semua ini kecuali kembali kepada Fitrah Diri
    Mari bersama kita saling mensucikan diri menuju Illahi Robby
    Membersihkan diri melangkah menemukan diri sebenar diri
    Mulai menghampiri DIA tulus ikhlas karena CINTA
    Meraih keselarasan diri dalam Ketenangan Jiwa
    Menjadi Manusia seutuhnya meliputi lahir bathin
    Dahulu datang putih suci bersih
    Mudah mudahan kembali suci putih bersih

    Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang
    ‘tuk Sahabatku terchayaaaaaaaank
    I Love U fuuulllllllllllllllllllllllllllll

    • Yes!
      Kita kudu kembali putih bersih.
      Menyerap segala warna yg ada.
      Tak usah jungkir-pikirkan:
      Cinta itu merah, benci itu hitam, ragu-ragu abu-abu.
      Hijau itu segar, biru itu indah, kuning itu matang dll.
      Segala rasa segala warna segalanya dari Dia Yg Esa,
      Yang menerangi segala hikmat kebijaksanaan.
      Amin!

      Salam Cinta Kang Boed!

  57. Wuoi!
    Mari Berpikir Timur, woi!
    Wuoi! Jangan tidur aja, dong!

    Mari bercermin jiwa.
    Berpikir itu keknya seiring dgn berbahasa.
    Malah karna berbahasa maka kita jadi berpikir.

    Kuperhatikan bangsa atau suku bangsa yg minim bahasa,
    Maka minim juga pikirannya dan pun pengetahuannya, loh.
    Lalu selalu membanyakin akalnya yg sering terasa dangkal.
    Cing preksa!

    Salam Damai!

  58. dlm sunguh makna cermin diri kmu

    • Sementara ini ya begitulah cermin itu utk bisa memantas-mantaskan diri dalam berkehidupan bersama, dan utk berkehidupan denganNya.

      Selamat datang achik, yeah!

  59. Hore…selamat ya…keren banget…kamu memang berbakat jadi seorang seniman,…..lanjutkan

    • Tq Dek, apresiasinya!
      Semua kita emang keren.
      Mulailah mereka-rekanya.

      Salam Damai!

  60. Terorist of Wisdom

    • Wuih, terorist!
      Wahh, wisdom!

      Terorist of wisdom, hmm!
      Gandeng kata ok-juga tuh.
      Pls show up some more!

      Selamat Datang Ter!

  61. sampai jumpa lagi ya di postingan baru nya

  62. Mbak/ mas, mana postingan baru nya? saya sng bgt baca blog ini, memotivasi banget…

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s